Pria Serang 3 Wanita di Paris Pakai Pisau: Satu Lagi Hamil, Dua Kritis

CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 22:38 WIB
ilustrasi penusukan
Ilustrasi. Penusukan terjadi di Paris, 3 wanita jadi korban. (istockphoto/urbazon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menangkap seorang pria bersenjata tajam yang melancarkan aksi penyerangan terhadap tiga orang wanita di kawasan Porte de Clichy, tidak jauh dari kompleks pengadilan utama Kota Paris, Prancis.

Hingga saat ini, identitas serta motif di balik aksi nekat pelaku masih belum dapat dirilis oleh kepolisian setempat.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez mengonfirmasi bahwa insiden penikaman tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Ketiga korban yang masing-masing berusia 19, 24, dan 36 tahun langsung dilarikan ke rumah sakit usai kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nuñez menyampaikan bahwa dua di antara korban mengalami luka parah dan berada dalam kondisi kritis.

"Satu korban terkena tikaman di bagian punggung bawah, sementara korban lainnya mengalami luka di area perut," kata Nuñez mengutip France24.

Wali Kota Distrik ke-17 Paris, Geoffroy Boulard, mengonfirmasi bahwa salah satu dari tiga wanita yang menjadi korban penyerangan tersebut tengah dalam kondisi hamil.

Aksi pelaku berhasil dihentikan setelah seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas (off-duty) dengan cepat meringkusnya di lokasi. Penangkapan tersebut juga tak lepas dari aksi heroik warga di sekitar tempat kejadian.

Seorang saksi mata yang bekerja sebagai pelayan restoran di lokasi kejadian, Kheira Dellabed (54), membeberkan detik-detik mencekam saat insiden penikaman berlangsung.

"Kami melihat seorang pria berjalan membawa dua bilah pisau dan menikam tiga orang," ujar Kheira.

"Kemudian seorang pemuda yang membawa koper kecil memukul pelaku menggunakan tasnya hingga roboh ke tanah. Pelayan dari restoran sebelah lalu menahannya dengan menindihkan kursi ke tubuh pelaku," lanjutnya.

Di sisi lain, Nuñez mengimbau publik untuk tidak berspekulasi atau terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai motif di balik serangan ini hingga penyelidikan selesai.

Insiden penyerangan di ibu kota Prancis ini terjadi tak lama setelah aksi teror terpisah mengguncang Berlin, Jerman, di mana seorang kelompok radikal menabrakkan mobil van ke kerumunan parade Pride yang menewaskan satu orang dan melukai 29 lainnya.

[Gambas:Instagram]

(tim/dal) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]