KILAS INTERNASIONAL

Trump Kesal ke Yordania sampai Direktur FBI Temui Prabowo

tim | CNN Indonesia
Jumat, 24 Jul 2026 06:01 WIB
U.S. President Donald Trump walks to board Air Force One as he departs for Dover, Delaware, to attend the dignified transfer of U.S. Army service members killed in Jordan and Iraq, amid the Iran war, at Joint Base Andrews, Maryland, U.S., July 22, 20
Perang Amerika Serikat vs Iran hingga kunjungan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat ke Indonesia menjadi sorotan berita internasional. (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Perang Amerika Serikat vs Iran hingga kunjungan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat ke Indonesia menjadi sorotan berita internasional pada Kamis (23/7).

Berikut kilas berita internasional:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump Kesal Yordania Kebobolan Diserang Iran Tewaskan 3 Tentara AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kesal kepada Yordania setelah tiga prajurit Washington tewas kena seranganIran di negara tersebut.

Saat bicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun, Trump mengatakan insiden tersebut tidak akan terjadi jika serangan ditangani oleh pasukan atau personel AS.

"Iran memasukkan sesuatu ke wilayah Yordania," ujar Trump dalam pertemuan di Gedung Putih, Selasa (21/7), dikutip dari Middle East Monitor.

Jawaban Kemlu RI soal Direktur FBI Temui Prabowo, Ini yang Dibahas

Kementerian Luar Negeri Indonesia buka suara perihal pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Direktur Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI)Amerika Serikat Kash Patel di Jakarta, Rabu (22/7).

Pertemuan itu berlangsung dalam rangka repatriasi artefak Indonesia yang masuk ke Amerika Serikat secara ilegal.

Dalam konferensi pers pada Kamis, Juru bicara Kemlu Vahd Nabyl mengatakan repatriasi artefak merupakan kerja sama lintas lembaga.

Perang Trump Lawan Iran Bikin Sekutu AS Boncos Nyaris Rp896 Triliun

Perang yang dikobarkan Amerika Serikat terhadap Iran sejak Februari lalu ternyata merugikan sejumlah sekutu Negeri Paman Sam sendiri.

Selain menjadi target serangan balasan Iran karena sejumlah negara di Timur Tengah menampung pangkalan AS, negara-negara sekutu ini pun ikut mengalami kerugian materiil.

Irak, salah satu mitra strategis AS di kawasan, bahkan dikabarkan rugi nyaris US$50 miliar atau sekitar Rp896 triliun buntut perang AS vs Iran.

(rds/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]