Trump Beri Pesan Perdana Buat PM Baru Inggris Andy Burnham via Telepon

CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 12:20 WIB
U.S. President Donald Trump gestures during a press conference on the day of a NATO leaders' summit in Ankara, Turkey, July 8, 2026. REUTERS/Stoyan Nenov
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia telah melakukan percakapan yang "sangat baik" dengan Perdana Menteri baru Inggris, Andy Burnham. (Foto: REUTERS/Stoyan Nenov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia telah melakukan percakapan yang "sangat baik" dengan Perdana Menteri baru Inggris, Andy Burnham.

Dalam percakapan pada Senin (20/7), Trump memuji "hubungan luar biasa" antara Amerika Serikat dan Inggris, serta menyatakan bahwa keduanya akan segera mengadakan pertemuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perdana Menteri memiliki tugas besar di depan, tetapi saya yakin dia akan mampu menjalaninya. Dan tentu saja, Amerika Serikat akan selalu siap membantu!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trump menambahkan bahwa pembicaraan mereka mencakup sejumlah isu penting, termasuk kerja sama perdagangan, kolaborasi militer, serta upaya pembersihan ranjau di Selat Hormuz.

Trump menuturkan membahas sejumlah hal dalam percakapan perdana mereka itu. Sebelumnya, pada akhir bulan lalu, Trump mengaku belum banyak mengenal Burnham.

Saat itu ia menyebut Burnham sebagai sosok yang "sangat liberal" dan meragukan bahwa pemimpin baru Inggris tersebut akan mendukung perluasan pengeboran minyak di Laut Utara.

"Tapi, kami membahas minyak Laut Utara, perdagangan, aliansi militer, pembersihan ranjau di Selat Hormuz, dan banyak topik lainnya. Percakapan itu sangat menarik dan berjalan dengan sangat baik," tulis Trump.

Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris menggantikan Keir Starmer pada Senin (20/7).

Burnham dan istrinya Marie France van Heel tiba di Istana Buckhingham sekitar pukul 12.05 waktu setempat.

Dia mengenakan setelan jas gelap dengan dasi biru-keabuan. Anggota Partai Buruh itu lalu masuk ke istana dan berjabat tangan dengan Raja Charles.

"Yang Mulia Raja menerima audiensi Yang Terhormat Andrew Burnham dan memintanya untuk membentuk pemerintahan baru," demikian pernyataan resmi kerajaan, dikutip The Guardian.

Dia lalu berujar, "Yang Terhormat Andrew Burnham menerima tawaran Raja dan berjabat tangan saat diangkat sebagai Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Pertama."

Dalam tradisi Inggris, pertemuan antara calon PM dengan raja menjadi tanda dia resmi menjadi perdana menteri.

Burnham menjadi perdana menteri untuk menggantikan Starmer. Starmer resmi mundur pada hari ini dan sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke raja.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]