Aktivis India Dievakuasi ke RS Usai Mogok Makan 20 Hari

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 17:30 WIB
Cockroach Janta Party (CJP) founder Abhijeet Dipke (2R) reacts as doctors check activist Sonam Wangchuks vital signs during his hunger strike in New Delhi on July 15, 2026, demanding the resignation of Indias Education Minister Dharmendra Pradhan ove
Polisi Delhi memindahkan paksa aktivis Sonam Wangchuk ke rumah sakit usai 20 hari mogok makan menuntut Menteri Pendidikan India mundur. (AFP/ARUN SANKAR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi Delhi memindahkan paksa aktivis Sonam Wangchuk ke rumah sakit, Sabtu (18/7), karena kekhawatiran kesehatan usai 20 hari menjalani mogok makan untuk memprotes sistem ujian India.

Wangchuk (59) telah berpuasa sejak 28 Juni, menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan atas dugaan kejanggalan pada ujian masuk kedokteran.

Beberapa ratus mahasiswa turut bergabung dengan Wangchuk di sekitar panggungnya di Jantar Mantar, New Delhi, dalam beberapa pekan terakhir. Aksi lain juga digelar gerakan daring satir bernama Cockroach Janta Party.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai perintah ... pengadilan tinggi dan atas saran medis akibat kondisi kesehatan Sonam Wangchuk yang memburuk, ia telah dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan medis esensial," kata Wakil komisioner kepolisian Delhi, dikutip AFP, Sabtu (18/7).

"Saat mematuhi perintah ... para pengunjuk rasa berupaya menghalangi, sehingga terjadi sedikit kericuhan," lanjutnya.

"Kami meminta pengunjuk rasa di Jantar Mantar untuk membubarkan diri secara damai secepatnya," tuturnya.

Pengadilan New Delhi, Kamis (16/7), memerintahkan dokter pemerintah memantau kesehatan sang aktivis setiap hari.

"Nyawa warga negara mana pun berharga," kata pengadilan, merespons petisi pengacara aktivis Rakesh Kumar Saini yang memperingatkan Wangchuk mungkin tak bertahan lama bila tak menghentikan puasanya.

"Intervensi medis apa pun yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa Sonam Wangchuk harus dilakukan," demikian perintah Pengadilan Tinggi Delhi, Kamis (16/7).

Skandal ujian kedokteran

Bulan lalu, sekitar 2,2 juta calon mahasiswa kedokteran mengikuti ujian ulang di bawah pengamanan ketat, setelah ujian sebelumnya dibatalkan menyusul kebocoran soal yang memicu kemarahan luas.

Kegagalan ujian yang sangat kompetitif itu, ditambah kekacauan penilaian terpisah pada ujian sekolah menengah, memicu kemarahan publik dan mendorong gelombang protes dari kalangan muda.

Sejumlah anggota partai oposisi telah menyatakan dukungan mereka terhadap Wangchuk dan aktivis mahasiswa.

Wangchuk yang merupakan seorang insyinyur dikenal luas atas proyek-proyek konservasi air yang ia rintis di kawasan Himalaya.

Beberapa jam sebelum dijemput polisi, ia berkata: "Gerakan-gerakan yang lebih kecil telah menjatuhkan banyak pemerintahan di India ... dan ini soal pendidikan."

(fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]