Milisi Irak Pro Iran Janjikan Rp179 M jika Ada yang Bisa Bunuh Trump
Kelompok milisi Irak pro Iran, Perlawanan Islam Irak, menjanjikan uang sebesar US$10 juta atau setara Rp179 miliar bagi siapapun yang bisa membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kelompok tersebut menyatakan telah menganggarkan uang sebesar itu yang dikumpulkan dari para anggota dan simpatisan mereka untuk hadiah bagi "siapa pun yang membunuh penjahat Trump, atau untuk siapa pun yang memutuskan untuk mengalokasikan atau mengarahkan hadiah tersebut kepada individu, kelompok, entitas, atau lembaga."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat bebas di dunia akan terus mengejar pembunuh anak-anak dan ilmuwan. Para tiran tidak akan pernah mengenal kedamaian, dan penjahat tidak akan menemukan tempat berlindung yang aman dari kemarahan orang-orang terhormat. Pembalasan adalah janji yang mengikat di leher para pejuang, dan darah para syahid akan tetap menjadi kutukan yang mengguncang tahta orang-orang yang sombong sampai para agresor dikalahkan dan benteng-benteng tirani runtuh," lanjut pernyataan tersebut.
Trump juga telah masuk daftar target pembunuhan bersama PM Israel Benjamin Netanyahu dan beberapa pemimpin dunia lainnya oleh Iran.
Daftar itu dirilis Hamshahri pada akhir pekan lalu, dengan mencantumkan 13 potret tokoh asing, mulai dari pemimpin Amerika Serikat (AS), Israel, hingga negara-negara Eropa.
Dalam daftar tersebut, terdapat foto Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, hingga eks Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Ada pula foto Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz. Beberapa menteri AS dan Israel juga termasuk, yakni Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz, dan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar.
(bac/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

