Prabowo & PM India Modi Resmikan Proyek Konservasi Prambanan Besok

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 21:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan meresmikan proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7).
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan meresmikan proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7). (REUTERS/Willy Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan meresmikan proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta pada Rabu (8/7).

Proyek tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama budaya antara Indonesia dan India.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kaitan tersebut, kami menyambut baik restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO," kata Prabowo dalam pernyataan bersama usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

Prabowo mengatakan kedua negara juga sepakat menetapkan periode 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara untuk memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India.

"Kami juga menyambut baik penetapan tahun 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara bagi diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India," ujarnya.

Sementara itu, Modi memastikan dirinya akan mendampingi Prabowo meresmikan proyek konservasi tersebut saat berkunjung ke Prambanan.

"Besok, bersama Presiden Prabowo, saya mendapat kehormatan untuk meluncurkan proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta," kata Modi.

Menurut Modi, Candi Prambanan yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun merupakan simbol warisan budaya bersama Indonesia dan India.

"Candi Prambanan yang berusia lebih dari 1.000 tahun merupakan simbol warisan budaya bersama India dan Indonesia," ujarnya.

Selain konservasi Prambanan, Modi mengatakan kedua negara juga akan memperingati 100 tahun kunjungan sastrawan India Rabindranath Tagore ke Indonesia. Peringatan itu akan dirangkai dengan penghormatan terhadap Ki Hadjar Dewantara melalui penetapan Tahun Tagore-Dewantara.

"India dan Indonesia akan memperingati satu abad kunjungan bersejarah Gurudev Rabindranath Tagore ke Indonesia. Karena itu, kedua negara akan merayakan tahun tersebut sebagai 'Tahun Tagore dan Dewantara' dalam diplomasi budaya dan pendidikan," kata Modi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan rencana keterlibatan India dalam konservasi Prambanan telah disampaikan Modi sekitar satu setengah tahun lalu. Menurut dia, kunjungan Modi ke Prambanan menjadi tindak lanjut dari rencana tersebut.

Fadli menjelaskan dukungan India akan difokuskan pada revitalisasi kompleks Candi Perwara, yakni ratusan candi pendamping yang mengelilingi tiga candi utama Prambanan.

"Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan, yaitu Candi Perwara, yang belum kita revitalisasi. Dari dua ratusan candi itu baru enam yang kita revitalisasi, sedangkan tiga candi utamanya sudah selesai," kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7).

Ia mengatakan pemerintah menyambut baik ketertarikan India untuk ikut mendukung konservasi Prambanan, mengingat negara tersebut memiliki pengalaman dalam pelestarian candi-candi Hindu.

Meski demikian, Fadli mengatakan hingga kini belum ada nilai investasi maupun kebutuhan anggaran yang disepakati karena kedua pihak masih melakukan kajian teknis.

Menurutnya, proses tersebut mencakup perhitungan kebutuhan batu, ukiran, dan material asli mengingat usia Candi Prambanan telah melampaui seribu tahun sejak dibangun pada abad ke-9.

"Kita belum tahu angka-angkanya, masih terus dikaji, terutama terkait ketersediaan batu-batu dan ukiran-ukiran yang ada. Dengan keahlian mereka terhadap candi Hindu, saya kira ini akan membantu kita mempercepat proses revitalisasi," ujar Fadli.

(del/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]