Iran Tutup Ruang Udara untuk Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

CNN Indonesia
Senin, 06 Jul 2026 15:10 WIB
Mourners attend a prayer during a public farewell ceremony to pay their respects to late Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, who was killed on February 28 in Israeli and U.S. airstrikes, at the Imam Khomeini Grand Mosalla, in Tehran, Iran, July 5,
Iran akan menutup penuh ruang udaranya pada Senin (6/7) untuk prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: via REUTERS/Alireza Masoumi/ISNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran akan menutup penuh ruang udaranya pada Senin (6/7) untuk prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Kantor berita ISNA melaporkan seluruh penerbangan akan dihentikan total pada Senin selama prosesi pemakaman utama berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut jadwal yang diumumkan Organisasi Penerbangan Sipil, penerbangan reguler di Bandara Internasional Mehrabad Teheran dan Bandara Internasional Imam Khomeini akan ditangguhkan karena upacara dihelat di ibu kota.

Pada Selasa, Bandara Mehrabad akan kembali beroperasi normal, sementara Bandara Imam Khomeini tetap ditutup.

Otoritas juga menyebut pada 9 Juli, wilayah udara di atas kota Mashhad serta operasional Bandara Internasional Shahid Hasheminejad akan dihentikan selama hari pemakaman terakhir.

Penerbangan di wilayah lainnya sementara itu akan berlanjut tanpa batasan pada 7-8 Juli.

Pemakaman Ali Khamenei resmi dimulai pada Jumat (3/7) dengan dihadiri delegasi resmi berbagai negara.

Prosesi pemakaman utama digelar pada Senin di Teheran, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi di Kota Qom pada Selasa (7/7).

Pada 8 Juli, prosesi pemakaman dijadwalkan dilangsungkan di Baghdad, Najaf, dan Karbala. Di sana, jenazah Ali Khamenei akan diterima oleh tokoh-tokoh agama dan politik sebelum dipindahkan ke tempat-tempat suci Syiah.

Prosesi pemakaman dan penguburan sementara itu dijadwalkan pada 9 Juli di Makam Imam Reza, salah satu situs suci Syiah utama di Iran.

Ali Khamenei tewas pada 28 Februari lalu dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Wafatnya Khamenei memicu perang panas di Timur Tengah, yang mengakibatkan harga minyak dunia melambung tajam.

(blq/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]