Mengapa Mojtaba Tak Hadiri Pemakaman Ali Khamenei?

CNN Indonesia
Minggu, 05 Jul 2026 11:00 WIB
In this picture obtained from Iran's ISNA news agency, Mojtaba Khamenei (C), son of Iran's supreme leader Ayatollah Ali Khamenei, attends a gathering in Tehran on March 2, 2016. (Photo by ROUHOLLAH VAHDATI / ISNA / AFP)
Mojtaba dipastikan tak hadir dalam rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran sekaligus ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: AFP/ROUHOLLAH VAHDATI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dipastikan tidak akan menghadiri secara langsung rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran sekaligus ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Pejabat senior Iran Ayatollah Hakim Elahi mengungkap alasan di balik absennya Mojtaba dalam prosesi pemakaman sang ayah.

Menurut Elahi, Mojtaba tidak menghadiri upacara tersebut karena pertimbangan keamanan. Ia dinilai masih berpotensi menjadi sasaran serangan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan ancaman serta risiko pengintaian oleh Israel membuat kemunculan Mojtaba di hadapan publik dinilai 'berbahaya' dan berpotensi membahayakan jutaan pelayat yang menghadiri prosesi pemakaman, dikutip dari NDTV.

Ali Khamenei rencananya akan dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli. Pemerintah Iran juga menggelar upacara penghormatan terakhir pada Sabtu (4/7) di Teheran dan di Kota Qom pada 7 Juli.

Pihak berwenang Iran memperkirakan jutaan pelayat akan turun ke jalan selama enam hari, menjadikan pemakaman tersebut salah satu peristiwa dunia yang paling banyak dipantau.

Banyak poster dan papan reklame raksasa terpasang di seluruh Iran yang menampilkan mendiang Khamenei.

Mojtaba bukan kali pertama absen dalam prosesi pemakaman anggota keluarganya. Menurut laporan IranWire yang disertai foto-foto upacara, Mojtaba juga tidak menghadiri pemakaman sang istri, Zahra Hadad Adel, pada Rabu (1/7) lalu.

Zahra merupakan salah satu korban meninggal, sama seperti Khamenei, akibat serangan udara Israel dan AS di Teheran pada 28 Februari lalu.

Media Iran mempublikasikan foto-foto upacara pemakaman Zahra di Sekolah Menengah Atas Farhang yang dihadiri oleh ayahnya, Gholam Ali Hadad Adel.

Jaringan sekolah Farhang awalnya didirikan oleh Gholam Ali Hadad Adel. Zahra, yang lahir pada 1979, adalah seorang guru di cabang putri Teheran dan memiliki gelar di bidang ilmu komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik dari Universitas Allameh Tabataba'i.

(van/pta) Add as a preferred
source on Google