Menlu Iran soal Israel: AS Janji Kontrol 'Hewan Peliharaan' Mereka

CNN Indonesia
Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB
Iran's Foreign Minister Abbas Araghchi attends a joint press conference with Russian Foreign Minister following their talks in Moscow on April 18, 2025. (Photo by Tatyana MAKEYEVA / POOL / AFP)
Menlu Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan AS untuk mengontrol Israel dan menjaga MoU yang sudah disepakati antara AS dan Iran. (AFP/TATYANA MAKEYEVA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan Amerika Serikat untuk mengontrol Israel dan menjaga nota kesepahaman (MoU) yang sudah disepakati antara AS dan Iran.

Araghchi bahkan menyebut Israel sebagai 'hewan peliharaan' AS. Araghchi mengancam AS, jika Presiden Donald Trump tidak bisa mengontrol Israel, maka Iran akan mengambil langkah sendiri untuk mengatasi Iran.

"Syarat-syarat MoU Islamabad sangat jelas dan terbuka untuk dilihat semua orang. Presiden AS [Trump] telah berkomitmen untuk membungkam hewan peliharaannya di Tel Aviv," tulis Araghchi melalui unggahan di X seperti dikutip dari Pars Today.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu muncul untuk merespons pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Pekan ini Katz menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamanei, ditarget untuk dibunuh.

Selain itu, Katz mengatakan Israel tidak akan membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir meski Teheran sudah mencapai kesepakatan dengan AS.

Araghchi mengatakan Iran tidak akan segan-segan menyerang Israel jika mereka tidak menuruti perintah AS.

"Jika mereka [Israel] mengabaikan tuannya, Iran akan memberi mereka pelajaran. Setiap ancaman terhadap Rakyat dan Kepemimpinan kami, akan menerima tanggapan kuat dan dengan segera," tulis Araghchi.

Amerika Serikat dan Iran dikabarkan akan mengadakan putaran pembicaraan lanjutan di Doha, Qatar, pada Juli ini. Sumber-sumber di Pakistan, negara yang jadi mediator, mengatakan negosiasi kemungkinan digelar minggu ketiga bulan Juli. Langkah ini, lanjut mereka, untuk mempercepat implementasi Nota Kesepahaman (Mou) Islamabad.

(tim/har/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]