Iran Ancam AS-Israel jika Berani Serang saat Pemakaman Ali Khamenei
Iran mewanti-wanti Amerika Serikat dan sekutu dekatnya Israel agar tak menyerang negara itu saat prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Komandan Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, Ali Abdollahi, mengatakan Iran akan mengambil langkah tegas jika AS-Israel tetap meluncurkan operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memperingatkan musuh-musuh Iran, khususnya AS dan rezim Zionis untuk menghindari kesalahan perhitungan dan memikirkan pembalasan keras yang akan dilakukan angkatan bersenjata kami terhadap setiap ancaman dan agresi terhadap negara kami," kata Abdollahi pada Kamis (2/7), dikutip Reuters.
Khamenei tewas dalam serangan brutal AS dan Israel pada akhir Februari lalu. Iran selama ini menunda pemakaman karena pertempuran terus terjadi.
Saat ini, AS- Iran sedang dalam masa gencatan senjata dan terus mengupayakan negosiasi untuk betul-betul mengakhiri perang.
Prosesi pemakaman Khamenei akan mulai dilakukan besok 4 Juli hingga puncaknya 9 Juli.
Secara lebih rinci, Jenazah Khamenei akan disemayamkan di Masjid Agung Imam Khomeini pada 4 dan 5 Juli. Para pelayat diperkirakan akan berpartisipasi dalam acara penghormatan terakhir ini.
Prosesi pemakaman kemudian akan digelar di Teheran pada 6 Juli, diikuti dengan upacara di Qom pada 7 Juli serta di kota-kota suci Irak, Najaf dan Karbala, pada tanggal 8 Juli.
Tahap akhir rangkaian upacara pemakaman akan berlangsung pada 9 Juli di kota suci Mashhad.
Pejabat Iran mengatakan perwakilan dari 100 negara termasuk Pakistan dan Rusia diperkirakan hadir dalam prosesi tersebut.
(isa/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

