AS-Iran Akan Lanjut Negosiasi Pertengahan Juli, Apa yang Dibahas?

CNN Indonesia
Jumat, 03 Jul 2026 13:40 WIB
Amerika Serikat dan Iran diperkirakan akan mengadakan putaran pembicaraan langsung berikutnya di Doha, Qatar pada Juli ini.
Amerika Serikat dan Iran diperkirakan akan mengadakan putaran pembicaraan langsung berikutnya di Doha, Qatar pada Juli ini. (AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat dan Iran diperkirakan akan mengadakan putaran pembicaraan langsung berikutnya di Doha, Qatar pada Juli ini.

Sumber-sumber di Pakistan, negara yang jadi mediator, mengatakan negosiasi kemungkinan digelar minggu ketiga bulan Juli. Langkah ini, lanjut mereka, untuk mempercepat implementasi Nota Kesepahaman (Mou) Islamabad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para sumber juga menjelaskan pembicaraan akan fokus ke situasi yang berkembang di Lebanon dan Selat Hormuz.

"Para mediator Pakistan dan Qatar terus berhubungan dengan kedua belah pihak untuk melanjutkan pembicaraan langsung guna menyelesaikan semua masalah yang tertunda," kata salah satu sumber, dikutip Anadolu Agency, Jumat (3/7).

Lebih lanjut, sumber itu mengatakan AS siap kembali berdialog dan Iran sudah menyampaikan respons yang positif.

"Iran telah mengisyaratkan akan melanjutkan pembicaraan setelah pemakaman (pemimpin tertinggi yang tewas dalam serangan AS-Israel) Ali Khamenei," kata dia.

Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menyatakan AS-Iran sepakat melanjutkan diskusi dalam waktu dekat, dengan pertemuan selanjutnya dijadwalkan sesegera mungkin setelah pemakaman Khamenei.

AS dan Iran tercatat sudah kali menggelar negosiasi usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada awal Juni.

Pada Kamis, para mediator Pakistan dan Qatar juga mengadakan pertemuan terpisah dengan negosiator AS dan Iran di Doha. Pertemuan ini menghasilkan kemajuan yang positif.

Dalam pembicaraan tak langsung itu, pihak Iran mengatakan ke mediator bahwa Teheran tidak akan sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz sampai semua poin "terpenting" dari MoU terpenuhi.

Poin yang dianggap krusial bagi Iran yaitu gencatan senjata di semua front dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.

Pihak Iran juga mengatakan tak akan mengadakan pembicaraan apa pun soal nuklir sampai masalah yang terkait dengan Lebanon dan pembekuan aset selesai "sepenuhnya".

Menurut pihak Iran, kedua masalah tersebut harus benar-benar sebelum pembicaraan nuklir dimulai.

(isa/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]