Kondisi Fasilitas Minyak Venezuela usai Diguncang 2 Gempa Dahsyat
Venezuela diguncang dua gempa dahsyat dengan magnitudo 7,2 dan 39 detik kemudian dengan magnitudo 7,5 pada Kamis (25/6).
Gempa ini menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, gempa juga menyebabkan 32 orang tewas dan ratusan orang mengalami luka-luka. Korban diperkirakan bakal bertambah.
Reuters melaporkan sebagian besar infrastruktur minyak Venezuela masih utuh usai gempa. Fasilitas itu sebagian berada di luar wilayah yang terdampak, demikian dikutip CNN.
Salah satu kota yang punya infrastruktur minyak adalah Maracaibo. Namun, sejauh ini belum ada informasi soal korban jiwa.
Fasilitas minyak Venezuela lain berada di Orinoco Belt, Paraguana Peninsula, Puerto la Cruz, hingga Moron.
Kilang El Palito di Moron dilaporkan tak mengalami kerusakan fisik signifikan, tetapi tetap terdampak karena ancaman pemadaman listrik hingga penghentian operasi.
Reuters juga melaporkan untuk saat ini, perusahaan energi yang beroperasi di Venezuela sedang memantau kondisi karyawan sebelum menilai fasilitas mereka, termasuk ladang minyak, pabrik, dan kilang.
Perusahaan minyak Inggris, Shell, yang sedang mengevaluasi pengembangan ladang gas di Venezuela, mengatakan semua karyawan mereka di sana selamat dan tidak mengalami cedera.
Namun, pemadaman listrik yang berkepanjangan bisa berdampak ke produksi minyak mentah hingga listrik pulih kembali.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dan mengandalkan ekspor minyak mentah sebagai tulang punggung ekonomi.
Namun, sanksi yang dijatuhkan AS bertahun-tahun memporak-porandakan ekonomi negara Amerika Selatan ini.
Gempa dahsyat mengguncang wilayah pesisir Moron dan terasa hingga ke ibu kota Caracas serta beberapa daerah lain.
Survei Geologi AS (USGS) memperkirakan jumlah korban tewas mencapai 10 ribu hingga 100 ribu orang.
(isa) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

