AS-Iran Mulai Negosiasi sampai Selat Hormuz Tutup Lagi Gegara Israel
Delegasi Iran dan Amerika Serikat tengah menggelar negosiasi damai di Swiss, yang dimulai pada Minggu (21/6) waktu setempat.
Delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance, sementara Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf yang memimpin delegasi Teheran.
Sementara itu militer Iran kembali menutup Selat Hormuz akhir pekan lalu, imbas serangan lanjutan Israel ke Lebanon selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Senin (22/6).
Lihat Juga : |
AS-Iran Kembali Negosiasi di Swiss Usai Serangan Israel ke Lebanon
AS dan Iran dijadwalkan kembali menggelar negosiasi di Swiss pada Minggu (21/6) waktu setempat. Pembicaraan itu digelar setelah pertemuan sebelumnya sempat tertunda akibat serangan mematikan Israel di Lebanon.
Mengutip AFP, delegasi Iran dan Wakil Presiden AS JD Vance telah tiba di Swiss. Vance mengatakan pembicaraan akan difokuskan pada dua isu utama, yakni program nuklir Iran dan gencatan senjata di Lebanon.
Sementara itu, delegasi Iran yang tiba di Swiss terdiri dari Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan Teheran akan menuntut pelaksanaan komitmen pihak lain dalam kesepakatan tersebut.
Lihat Juga : |
PM Italia Meloni Bantah 'Ngemis' Foto Bareng Trump: Sepenuhnya Fiktif
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni membantah klaim Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya mengklaim bahwa dirinya 'mengemis' untuk berfoto bersama di sela-sela KTT G7 di Prancis. Menurutnya pernyataan Trump itu sepenuhnya fiktif.
"Pernyataan Donald Trump sepenuhnya fiktif. Saya sejujurnya terkejut. Saya tidak tahu mengapa Presiden Amerika Serikat bersikap seperti ini terhadap sekutunya sendiri. Lagipula ini bukan kejadian pertama kali," kata Meloni dalam sebuah video, Jumat (19/6).
Kejadian ini bermula dari wawancara Trump dengan jaringan televisi Italia, La7. Dalam wawancara yang disiarkan dalam sulih suara bahasa Italia tersebut, Trump mengeklaim Melon sangat ingin berfoto dengannya.
Meloni menyatakan keheranannya atas sikap Trump terhadap sekutunya sendiri. Ia juga menyayangkan karena Trump tidak menunjukkan ketegasan yang sama terhadap musuh-musuh Barat atau musuh Amerika Serikat.
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi Gara-gara Ulah Israel
Militer Iran kembali mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Sabtu (20/6), gara-gara ulah Israel yang terus menggempur Lebanon.
Komando militer pusat Iran menegaskan serangan yang dilakukan Israel ke Lebanon adalah pelanggaran kesepakatan antara Iran dengan Amerika Serikat.
"Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal," demikian pernyataan Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya.
"Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini merupakan tanggapan terhadap pelanggaran janji, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip AFP.
(tim) Add
as a preferred source on Google


