Delegasi AS-Iran Tetap Bertemu di Swiss Meski MoU Sudah Diteken

CNN Indonesia
Kamis, 18 Jun 2026 16:55 WIB
A Swiss flag floats in the front of Switzerland's Federal Criminal Court in the southern Switzerland city of Bellinzona, on July 8, 2022. - Sepp Blatter and Michel Platini, once the chiefs of world and European football, were acquitted over a suspect
Ilustrasi. Delegasi AS dan Iran tetap lanjut bertemu di Swiss usai nota kesepakatan ditandatangani. Foto: AFP/Fabrice Coffrini
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Swiss memastikan akan tetap menjadi tuan rumah negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran, usai kedua kepala negara itu meneken nota kesepahaman (MoU) secara digital. 

Kemlu Swiss menyatakan negosiasi bakal digelar di resor Burgenstok, Jumat (19/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai dengan situasi saat ini, rencananya masih tetap agar AS dan Iran, bersama dengan mediator Pakistan dan Qatar serta negara-negara lain yang terlibat, bertemu besok di Buergenstock untuk negosiasi awal tentang implementasi perjanjian tersebut," demikian dikutip Reuters.

Namun, Kemlu Swiss tak memberi rincian lebih lanjut soal jadwal atau format pertemuan.

Burgenstok mulanya akan menjadi tempat delegasi AS dan Iran menggelar upacara penandatanganan MoU. Namun, rencana ini berubah setelah salinan fisik itu diteken kepala negara masing-masing pada Rabu (17/6) di sela KTT G7 di Prancis. 

Pernyataan Swiss muncul usai pihak Iran menyatakan pertemuan di negara Eropa itu tak akan berlanjut setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Massoud Pezeshkian meneken MoU.

Trump menandatangani salinan fisik MoU itu saat makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Rabu di Versailles. Tempat ini terkenal menjadi saksi perjanjian sejarah di masa lalu.

"Sudah ditandatangani," kata Trump usai meninggalkan Versailles. Kunjungan Trump ke Prancis untuk menghadiri pertemuan puncak G7 yang digelar pada 15-17 Juni.

Salah satu pejabat AS mengatakan setelah MoU ditandatangani Trump, mereka mengirim foto ke pihak Iran.

Presiden Masoud Pezeshkian juga telah menandatangani kesepakatan itu atas nama Iran. Dalam foto yang diunggah di media pemerintah Iran, IRNA, tampak Pezeshkian memegang MoU yang sudah ditandatangani dia dan Trump.

MoU itu berisi rencana pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi terhadap Iran, dana rekonstruksi dari AS imbas perang, hingga masa depan program nuklir Iran.

MoU ini juga diharapkan akan menjadi jangkar negosiasi lanjutan AS-Iran untuk betul-betul mengakhiri perang.

(isa/dna) Add as a preferred
source on Google