3 Tanker Minyak Iran Bebas dari Blokade AS di Selat Hormuz
Tiga kapal tanker yang mengangkut minyak Iran bebas dari blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz pada Selasa (16/6), jelang penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dua negara itu di Swiss.
Situs pelacakan yang memantau pengiriman minyak TankerTrackers melaporkan pergerakan tersebut di website resminya.
"Ekspos minyak mentah pertama Iran dalam dua bulan," demikian tulisan dalam situs itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TankerTrackers juga mencatat ada tiga kapal Iran yang keluar dari blokade AS.
"Setidaknya dua kapal tanker super VLCC milik National Iranian Tanker Company (NITC) bernama DIONA (9569695) dan HERO2 (9362073) keluar dari perimeter blokade Angkatan Laut AS dengan membawa total gabungan 3,8 juta barel minyak mentah Iran," demikian unggahan TankerTrackers di X pada Selasa.
"Kapal tanker NITC ketiga, yang berjenis Suezmax, kini keluar dari garis blokade dengan membawa 1 juta barel minyak mentah Iran," lanjut pernyataan itu.
AS memblokade kapal-kapal dari dan menuju pelabuhan Iran untuk menekan ekonomi negara itu di tengah perang yang diciptakan Negeri Paman Sam serta sekutunya Israel. Iran sebetulnya lebih dulu menutup Selat Hormuz sebagai balasan serangan AS-Israel ke negara itu pada akhir Februari.
Kapal tanker Iran yang keluar dari blokade AS berlangsung jelang penandatangan MoU yang akan digelar di Burgenstok, Swiss pada 19 Juni.
Delegasi Iran akan dipimpin ketua DPR sekaligus mantan komandan Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammed Bagher Ghalibaf. Sementara itu, dari pihak AS belum ada kepastian siapa yang bakal memimpin delegasi.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan Wakil Presiden JD Vance bakal menghadiri upacara penandatanganan MoU.
Awal pekan ini, Vance turut mengonfirmasi akan ikut merayakan upacara tersebut di Swiss. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan Trump ikut hadir.
MoU AS-Iran berisi pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi terhadap Iran, hingga masa depan program nuklir Iran.
Kesepakatan itu juga diharapkan menjadi jangkar negosiasi kedua negara untuk betul-betul mengakhiri perang dan mencapai perdamaian abadi.
(isa/dna) Add
as a preferred source on Google
