AS dan Iran Sepakat Damai, MoU Akan Ditandatangani Jumat di Swiss
Amerika Serikat dan Iran resmi sepakat berdamai dan akan mengakhiri perang di Timur Tengah pada Minggu (14/6).
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional Kazem Gharibabadi membeberkan bahwa teks nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan AS telah rampung dan akan ditandatangani secara resmi pada hari Jumat di Swiss.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teks nota kesepahaman telah diselesaikan, dan penandatanganan resmi Nota Kesepahaman Islamabad akan berlangsung di Swiss pada Jumat," kata Kazem Gharibabadi kepada media pemerintah.
"Komitmen kami akan berlaku mulai Jumat," tegas Gharibabadi.
Gharibabadi mengatakan nota kesepahaman tersebut "bukan semata-mata hasil upaya diplomatik," tetapi juga apa yang ia gambarkan sebagai "pencapaian militer" Iran.
Ia kemudian menegaskan bahwa Teheran akan segera menyetop peperangan di semua front, termasuk di negara-negara Teluk.
"Dua hal akan berlaku segera mulai pagi ini," Gharibabadi menjelaskan.
"Pertama, penyetopan permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon. Kedua, pencabutan dan penghentian blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran," ia menambahkan, dikutip dari CNN.
Pernyataan Iran muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan hasil kesepakatan damai antara dua negara.
Lihat Juga : |
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran saat ini telah lengkap. Selamat untuk semuanya!" tulis Trump di akun Truth Social.
Trump kemudian mengatakan bahwa ia telah memerintahkan pencabutan segera blokade oleh kapal perang Angkatan Laut AS.
"Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir (lewat Selat Hormuz)," ujar Trump.
"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Trump.
(bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

