Iran Gempur 3 Negara Tetangga usai Perang Lagi dengan AS

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 12:36 WIB
This satellite image released and taken on April 2, 2025 by Planet Labs PBC shows six logistical Stratotanker aircrafts for in-flight refueling on the tarmac of Mauritius' US military base on Diego Garcia island. The United States is increasing the n
Ilustrasi. Foto: AFP/HANDOUT
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga negara tetangga Iran menjadi target serangan Teheran usai pasukan militer Amerika Serikat (AS) kembali terlibat baku tembak dengan militer Iran.

Al Jazeera melaporkan serangan Iran menyasar Bahrain, Kuwait, dan Yordania, tepatnya di pangkalan militer AS di ketiga negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah meluncurkan serangan pesawat nirawak ke pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain serta pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al-Jaber di Kuwait pada Kamis (11/6) pagi.

Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania juga menjadi sasaran 12 rudal balistik Iran.

Bahrain telah mengaktifkan sirene serangan udara dua kali pasca AS dan Iran kembali panas. Kuwait juga mengaktifkan pertahanan udaranya dan menutup sementara wilayah udara mereka.

Menurut IRGC, serangan ini respons atas pelanggaran berulang AS terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku efektif pada April.

Seiring dengan itu, Iran memutuskan menutup kembali Selat Hormuz "hingga pemberitahuan lebih lanjut".

Iran-AS kembali membara setelah helikopter Apache Washington ditembak jatuh di Selat Hormuz awal pekan ini. AS membalas dengan menargetkan pertahanan udara dan situs radar Iran di sekitar Selat Hormuz.

Pada Kamis (11/6) dini hari, sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Sirik, Kangan, Bandar Abbas, dan Minab.

(blq/dna) Add as a preferred
source on Google