Pemilih AS Makin Banyak Benci Israel, AIPAC Diam-diam Genjot 'Sogokan'
Warga Amerika Serikat calon pemilih potensial kandidat presiden dilaporkan semakin banyak membenci Israel.
Para donor pro-Israel yang terkait dengan Komite Urusan Publik Israel Amerika (AIPAC) dilaporkan menggunakan mekanisme penggalangan dana baru yang tampak tidak berbahaya untuk menyalurkan uang kepada kandidat favorit dalam pemilihan pendahuluan Demokrat yang sangat krusial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu dilakukan karena dukungan terhadap Israel semakin menjadi isu yang kontroversial dalam politik AS. AIPAC menyasar ke kandidat Demokrat
AIPAC merupakan kelompok pelobi di AS yang menjalankan misi-misi pro-Israel demi menjaga kepentingan di level kebijakan Gedung Putih.
Menurut laporan The Lever, sebuah komite penggalangan dana bersama yang baru dibentuk, Better Blue Fund.
Organisasi itu merupakan salah satu kelompok yang menggunakan aturan pendanaan kampanye yang disamarkan untuk bertindak sebagai "pusat layanan terpadu" dalam berkontribusi dari beberapa donor lama terbesar lobi pro-Israel.
Lebih dari US$250 ribu (Rp4,4 miliar) telah dikumpulkan oleh dana tersebut dalam waktu kurang dari dua bulan untuk kandidat Demokrat. Para kandidat itu mulai mendapat pengawasan atas dukungan mereka terhadap bantuan militer kepada Israel atau hubungan masa lalu dengan kelompok pro-Israel.
Komite tersebut saat ini mendukung mantan anggota Kongres Utah, Ben McAdams, perwakilan New York Adriano Espaillat dan Dan Goldman, serta perwakilan Missouri Wesley Bell.
Semua kandidat itu sedang menjalani pemilihan pendahuluan yang sengit. Komite ini juga menggalang dana untuk perwakilan Bob Menendez dari New Jersey, Grace Meng dari New York, Steve Cohen dari Tennessee, dan Jeremy Moss, seorang seorang penantang dari Demokrat di Distrik ke-11 Michigan.
Kedelapan kandidat tersebut saat ini didukung oleh kelompok pro-Israel atau pernah didukung di masa lalu, dikutip dari Middle East Monitor.
Better Blue Fund dibentuk pada Maret sebagai komite penggalangan dana bersama, struktur yang memungkinkan beberapa kandidat untuk mengumpulkan dana secara kolektif dan menarik kontribusi yang lebih besar dari para donor kaya.
Para kritikus mengatakan bahwa mekanisme semacam itu dapat mengaburkan kepentingan politik di balik uang tersebut, terutama ketika nama komite tidak menunjukkan agenda pro-Israel.
(bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


