Rusia Serang Ukraina Pakai Rudal Hipersonik Oreshnik

CNN Indonesia
Minggu, 24 Mei 2026 16:40 WIB
Ilustrasi. Rusia mengonfirmasi penggunaan rudal rudal balistrik hipersonik Oreshnik ke Ukraina dalam serangan pada Sabtu malam.
Ilustrasi. Rusia mengonfirmasi penggunaan rudal rudal balistrik hipersonik Oreshnik ke Ukraina dalam serangan pada Sabtu malam. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rusia mengonfirmasi pada Minggu (24/5) telah meluncurkan rudal balistrik hipersonik Oreshnik ke Ukraina dalam serangan yang dikatakan 'besar-besaran' semalam.

Oreshnik merupakan rudal buatan Rusia jenis intermediate-range ballistic missile (IRBM) yang mampu melesat hingga Mach 10 (12.300 km per jam). Rudal yang mampu membawa senjata nuklir pertama kali digunakan dalam perang pada 2024 ke Ukraina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai tanggapan atas serangan teroris Ukraina terhadap infrastruktur sipil di wilayah Rusia, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melakukan serangan besar-besaran menggunakan rudal balistik Oreshnik, rudal balistik Iskander yang diluncurkan dari udara, rudal balistik hipersonik Kinzhal yang diluncurkan dari udara, dan rudal jelajah Tsirkon," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, diberitakan Reuters.

Sebelumnya dilaporkan Ukraina dihujani berbagai misil dan drone pada awal Minggu yang menewaskan empat orang. Serangan ini terjadi usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam bakal membalas serangan Ukraina ke wilayah yang sudah mereka duduki di timur Ukraina.

Rusia mengklaim serangan Ukraina menargetkan kampus di Lugansk hingga menewaska 18 orang dan melukai 42 orang.

Ukraina membantah menargetkan warga sipil dan menyatakan sukses menyerang stasiun drone Rusia.

Sejumlah suara ledakan keras terdengar di ibu kota Ukraina saat Rusia melakukan serangan balasan. Jurnalis AFP mengatakan serangan udara itu melibatkan 600 drone dan 90 misil.

Ukraina menjelaskan mencegat 549 drone dan 55 misil. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia menembakkan rudal hipersonik Oreshnik yang sanggup membawa senjata nuklir.

(fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]