Propaganda Hasbara Rusak Gegara Menteri Israel Ben Gvir Hina Relawan
Video Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menghina para relawan Global Sumud Flotilla (GSF) yang disiksa disebut merusak misi agen propaganda Tel Aviv Hasbara.
Hasbara selama ini menjadi agen propaganda untuk menjaga citra positif Israel di tengah agresi dan genosida Zionis terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Propaganda Hasbara tersebut berupaya menutupi kekejian dan kebrutalan Israel dengan narasi positif atau menggencarkan bahwa Tel Aviv berada di posisi korban yang dirugikan.
Namun, video beredar tentang kelakuan tak beradab Ben Gvir baru-baru ini disebut membuat Hasbara kerepotan untuk menutupi kekejian Israel.
Ben Gvir menyebarkan video yang menampilkan seorang relawan GSF dijambak dan dipaksa berlutut di depan menteri sayap kanan Yahudi itu.
Para tentara pendudukan Israel mencegat kapal-kapal GSF dan menculik ratusan relawan untuk bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.
![]() |
Para ahli berpendapat bahwa Israel buru-buru melakukan deportasi terhadap para relawan bukan karena desakan dunua, tapi karena kerusakan parah yang ditimbulkan pada citra global Israel.
Selama beberapa dekade, Israel telah mengandalkan Hasbara dalam kampanye propaganda untuk membenarkan kebijakan dan tindakan militernya terhadap Palestina kepada komunitas internasional.
Peneliti kebijakan Palestina di Al Shabaka: Jaringan Kebijakan Palestina, Fathi Nimer mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Hasbara pada dasarnya adalah propaganda negara yang dirancang untuk "memperindah citra pendudukan" dengan menyesuaikan narasi khusus untuk berbagai audiens global.
"Asumsi mendasar dari Hasbara adalah bahwa Israel selalu benar, tetapi dunia sama sekali tidak memahaminya," kata Nimer.
Ia mencatat bahwa karena semakin dalamnya isolasi Israel setelah perang di Gaza, anggaran negara untuk Hasbara diproyeksikan akan melonjak dari sekitar US$15 juta pada 2023 menjadi US$700 juta yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 2026.
Namun, video Ben Gvir yang berani tersebut langsung mencabik-cabik narasi yang didanai besar-besaran ini. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan dibuat pusing oleh ulah menterinya sendiri tersebut.
"Kepemimpinan Israel memperlakukan ini sebagai krisis hubungan masyarakat, bukan krisis moral. Bagi Netanyahu, dosanya bukanlah penyiksaan atau penghinaan terhadap para aktivis; dosanya adalah menyiarkannya ke seluruh dunia. Namun, Ben-Gvir tidak peduli dengan citra eksternal Israel. Ia melakukan pelanggaran ini untuk basis sayap kanan lokalnya. Ia yakin bahwa Israel tidak akan menghadapi konsekuensi materiil apa pun," jelas Nimer.
(bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


