Wali Kota London Sadiq Khan soal Demo Besar: Lawan Islamofobia
Wali Kota London Sadiq Khan buka suara soal demo besar-besaran bertajuk 'Unite the Kingdom' di ibu kota Inggris itu pada pekan lalu.
Dalam unggahan di X pada Senin (18/5), Khan menyampaikan terima kasih ke kepolisian yang sudah menjaga dan mengamankan demonstrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"London akan selalu berdiri melawan rasisme, islamofobia, antisemit, dan kebencian dalam bentuk apapun," kata Khan.
Dia lalu berujar, "Untuk petugas kepolisan metro Inggris, terima kasih atas kerja keras Anda yang sudah membuat kota tetap aman."
Khan mengunggah kembali unggahan akun @metropolitan police yang berisi rekaman petugas beragama Islam dilecehkan dalam demo tersebar luas di media sosial.
"Kejadian itu terjadi beberapa minggu yang lalu dan kami tidak akan membagikan ulang video tersebut, tetapi kemarin kami melihat lebih banyak kejadian serupa," demikian menurut polisi.
"Tidak seorang pun seharusnya harus menoleransi pelecehan di tempat kerja, dan itu termasuk petugas polisi," imbuh mereka.
Lebih lanjut, Polisi Inggris menyatakan penangkapan sudah dilakukan dalam semua insiden ini dan kami akan mendorong penuntutan dalam setiap kasus.
Demo bertajuk Unite Kingdom terjadi pada Sabtu lalu di London. Peserta demo hingga penyelenggara tokoh sayap kanan Tommy Robinson menyampaikan seruan-seruan konservatifnya dalam demo pada Sabtu (16/5).
"Jutaan orang harus pergi," kata peserta demo Pete merujuk ke jutaan imigran di Inggris, dikutip CNN.
"Mereka seharusnya tidak berada di negara ini. Mereka mengklaim tunjangan. 'Benefit Britain' harus diakhiri," imbuh dia.
Demo besar-besaran ini dikawal Kepolisian Metropolitan London. Mereka juga meluncurkan operasi pengamanan "signifikan" di tengah kekhawatiran pawai Unite the Kingdom bisa bentrok dengan demonstrasi pro-Palestina di tempat lain di kota itu.
Kepolisian Metropolitan kemudian menyatakan telah melakukan 11 penangkapan atas berbagai pelanggaran.
(isa/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


