Demo Besar-besaran 'Unite the Kingdom' Guncang London

CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2026 08:53 WIB
Ribuan orang gelar aksi demonstrasi bertajuk
Demo bertajuk 'unite the kingdom' guncang London, Inggris. Foto: AFP/JUSTIN TALLIS
Jakarta, CNN Indonesia --

Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk "Unite the Kingdom" yang mengguncang Ibu Kota Inggris, London, pada akhir pekan lalu.

Peserta demo hingga penyelenggara tokoh sayap kanan Tommy Robinson menyampaikan seruan-seruan konservatifnya dalam demo pada Sabtu (16/5).

"Jutaan orang harus pergi," kata Pete merujuk ke jutaan imigran di Inggris, dikutip CNN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka seharusnya tidak berada di negara ini. Mereka mengklaim tunjangan. 'Benefit Britain' harus diakhiri," imbuh dia.

Sementara itu, Robinson memanfaatkan momen untuk menyinggung pemilu selanjutnya di tengah gonjang-ganjing internal pemerintah Inggris.

"Apakah kalian siap untuk Pertempuran Britania?" tanya dia ke para pendukungnya yang memadati Parliament Square.

Menjelang pemilihan umum berikutnya, Robinson mengatakan para pendukung harus terlibat dan menjadi aktivis.

"Atau kita akan kehilangan negara kita selamanya," ujar dia.

Pemilu di Inggris akan digelar pada 2029. Namun, seruan agar Perdana Menteri Keir Starmer mundur terus menggema dan memicu pertanyaan apakah pemerintahan saat ini bisa bertahan selama itu.

Demo "Unite the Kingdom" sendiri disebut tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, tetapi menarik pendukung dari beberapa partai.

Banyak peserta pawai mengenakan warna turquoise - simbol khas partai sayap kanan garis keras Reform UK, yang dipimpin Nigel Farage, arsitek utama Brexit dan sekutu Presiden AS Donald Trump.

Reform UK melonjak dalam pemilihan lokal pekan lalu dan berhasil membuat Partai Buruh Starmer terpuruk.

Demo besar-besaran ini dikawal Kepolisian Metropolitan London. Mereka juga meluncurkan operasi pengamanan "signifikan" di tengah kekhawatiran pawai Unite the Kingdom bisa bentrok dengan demonstrasi pro-Palestina di tempat lain di kota itu.

Kepolisian Metropolitan kemudian menyatakan telah melakukan 11 penangkapan atas berbagai pelanggaran.

(isa/dna) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]