Operasi Gabungan AS-Nigeria Bunuh Pemimpin Senior ISIS Bilal Al Minuki

CNN Indonesia
Minggu, 17 Mei 2026 12:11 WIB
Pasukan Amerika Serikat (AS) dan Nigeria membunuh wakil komandan kelompok teroris ISIS global (ISIL) Abu Bilal Al Minuki dalam operasi gabungan kedua negara.
Pasukan Amerika Serikat (AS) dan Nigeria membunuh wakil komandan kelompok teroris ISIS global (ISIL) Abu Bilal Al Minuki dalam operasi gabungan kedua negara. (CNN).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Amerika Serikat (AS) dan Nigeria membunuh wakil komandan kelompok teroris ISIS global (ISIL) Abu Bilal Al Minuki dalam operasi gabungan kedua negara.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi pembunuhan itu dalam unggahan di media sosial buatannya Truth Social, Jumat (16/5).

"Pasukan Amerika yang gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan dengan cermat dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," tulis Trump, dikutip Al Jazeera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu berujar, "Abu Bilal Al Minuki mengira dia bisa bersembunyi di Afrika, tetapi dia tak tahu kami punya sumber yang terus memberi tahu apa yang dia lakukan."

Lebih lanjut, Trump mengatakan saat ini Al Minuki tak lagi bisa meneror warga di Afrika maupun warga AS di negara tersebut.

Presiden AS ini juga menyampaikan terima kasih ke Nigeria atas kerja sama dalam operasi menumpas pejabat top ISIS.

Sementara itu, Presiden Nigeria Bola Tinubu mengapresiasi operasi tersebut dalam pernyataan resmi pada Sabtu.

"Kedua negara telah mencatat contoh signifikan kolaborasi efektif dalam memerangi terorisme," ujar Tinubu.

Dia lalu membeberkan, berdasarkan penilaian awal, Al Minuki bersama dengan sejumlah pengawasnya tewas dakam serangan di kediamannya di Lake Chad Basine (Cekungan Danau Chad).

"Nigeria menghargai kemitraan ini dengan Amerika Serikat dalam memajukan tujuan keamanan bersama kita," ujar Tinubu.

Tinubu juga menyatakan antusiasmenya terhadap kemungkinan operasi di masa mendatang.

"Saya berharap akan ada lebih banyak serangan yang menentukan terhadap semua kantong teroris di seluruh negeri," ungkap dia.

Al Minuki masuk dalam daftar teroris global. Kementerian Keuangan AS menggambarkan dia sebagai pemimpin senior ISIS yang berbasis di Sahel.

Dia juga menjadi bagian Direktorat Jenderal Provinsi, badan administratif ISIS yang memberikan panduan operasional dan pendanaan di seluruh dunia.

Operasi AS di Nigeria dalam memburu pemimpin ISIS bukan kali pertama. Tahun lalu, mereka meluncurkan operasi untuk memusnahkan pemimpin kelompok ini di negara bagian Sokoto.

Trump berulang kali mengatakan warga Kristen di sana menjadi target kelompok bersenjata dan mengalami diskriminasi. Nigeria membantah tuduhan ini.

Menurut pemerintah Nigieria, kelompok bersenjata menargetkan siapa saja di sana termasuk warga Muslim dan Kristen.

(ans/sfr) Add as a preferred
source on Google