Perjalanan Mbah Mardjiyono, Jemaah Haji Tertua RI 103 Tahun
Dibantu kerabatnya sesama jemaah haji, Mardijiyono naik ke bus yang akan membawanya ke Kota Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/5).
Jemaah haji asal Piyungan, Yogyakarta ini adalah jemaah haji tertua dari Indonesia. Dengan segala keterbatasan fisiknya, Mbah Mardi tetap semangat mengikuti perjalanan reliji menunaikan rukun Islam kelima ini.
Mardi naik bus menuju Makkah setelah beberapa pekan berada di Madinah. Ia termasuk rombongan gelombang 1 jemaah haji yang lebih dulu singgah di Kota Madinah sebelum bertolak ke Makkah untuk melaksanakan ritual haji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah duduk di salah satu kursi bus, Mardi diminta untuk tidak kemana-mana. Petugas memberitahukan bahwa rombongan segera bertolak ke Makkah.
"Iya, saya mau ke Makkah," kata Mardi kepada petugas.
Ia sudah mengenakan pakaian ihram lengkap sebagai salah satu syarat berhaji. Dalam perjalanan nanti, Mbah Mardi dan rombongan akan singgah ke Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali untuk mengambil miqat dan niat ihram.
Meski sudah sepuh, dalam beberapa kali pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, Mbah Mardi dinyatakan sehat.
Sebelum perjalanan menuju Makkah, sejumlah petugas haji menyalami Mbah Mardi dan mendoakannya selalu sehat dan kuat untuk menyelesaikan semua prosesi ibadah haji.
"Yang sehat dan kuat ya Mbah," katanya.
Petugas juga ada yang bertanya apakah Mardi sudah makan atau belum, termasuk soal kesiapannya sebelum mengambil Miqat.
"Sudah ambil wudu dan mandi mbah"? tanya petugas.
Meski mengaku siap, Mardi menyatakan ada rasa tegang dan deg-degan sebelum melaksanakan miqat.
Di usianya yang telah melampaui satu abad, Mbah Mardi membagikan prinsip hidup yang membuatnya tetap bugar dan bersemangat menjalankan rukun Islam kelima. Ia mengaku selalu berusaha menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan mencari kebahagiaan dalam kondisi apa pun.
Selain faktor mental, ia juga mengungkapkan satu kebiasaan fisik yang dijalaninya sejak muda. Mbah Mardi mengaku tidak pernah merokok sepanjang hidupnya.
(luk/sur) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


