Iran Ancam Ubah Uranium Jadi Senjata Nuklir jika Terus Ditekan AS
Iran mengancam akan terus memperkaya uranium mereka hingga tembus 90 persen atau level minimal senjata nuklir.
Ancaman tersebut dilontarkan jika Amerika Serikat terus-menerus menekan Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Komisi Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, mengatakan akan mengkaji ulang kemungkinan pengayaan uranium hingga menembus senjata nuklir apabila AS dan Israel terus memperbarui serangan ke Iran.
"Kami akan meninjau ulang itu di parlemen," tegas Rezai di akun media sosial X, seperti dikutip dari Middle East Monitor (MEMO).
Pernyataan Rezaei mengemuka di tengah kebuntuan negosiasi antara Washington dengan Teheran sejak perang pecah pada 28 Februari.
Trump sempat mengatakan bahwa gencatan senjata AS dengan Iran kini berada di ujung tanduk.
"Saya akan mengatakan bahwa saat ini situasinya sangat lemah, seperti berada di ambang kematian," kata Trump ke awak media di Gedung Putih, Senin (11/5), dikutip AFP.
Dia lalu berujar, "Saya akan mengatakan gencatan senjata berada dalam kondisi kritis."
Di kesempatan lain, Trump mengatakan AS tengah mempertimbangkan untuk kembali menerapkan Freedom Project, yakni operasi mengawal kapal melintasi Selat Hormuz sekaligus mencabut kendali Iran atas perairan tersebut.
Trump lalu mengatakan kebuntuan yang ada saat ini bukan berarti AS mundur.
(bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

