Profil Negara Tahiti-Togo, Tempat Ribuan Motor Ilegal Asal RI Dijual

CNN Indonesia
Senin, 11 Mei 2026 20:26 WIB
Tahiti dan Togo menjadi sorotan usai sindikat penadah motor ilegal menjual ribuan kendaraan ke negara tersebut.
Pasar tradisional di Togo. (Yanick Folly / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tahiti dan Togo menjadi sorotan usai sindikat penadah motor ilegal menjual ribuan kendaraan ke negara tersebut.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin mengatakan kendaraan dijual secara utuh dan ada yang dibongkar untuk mempermudah pengiriman hingga penyamaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adapun jumlah kendaraan yang diamankan yang sudah terjual selama durasi pelaksanaan penjualan yang dilakukan oleh tersangka dari sejak tahun 2022, sekitar 99 ribu unit kendaraan bermotor roda dua," kata Iman saat konferensi pers pada Senin (11/5).

Iman mengatakan tindakan kejahatan itu telah merugikan perekonomian negara hingga sekitar Rp177 miliar. Angka ini berasal dari pembayaran pajak yang seharusnya diterima negara dari penjualan kendaraan tersebut.

Di mana Tahiti dan Togo?

Tahiti

Tahiti adalah wilayah di kawasan Pasifik selatan. Namun, pulau ini bukanlah negara yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari negara Prancis yang disebut Polinesia Prancis.

Pulau tersebut memiliki luas 1.043 km persegi, mencakup hampir sepertiga total luas daratan Polinesia Prancis ini.

Salah satu desa di pulau ini juga sempat menjadi sorotan saat Olimpiade Paris 2024. Ketika itu, Desa Teahupo'o di Tahiti jadi arena selancar dalam perhelatan event olahraga paling bergengsi tersebut.

Menurut tradisi, penduduk asli Tahiti adalah orang Polinesia yang datang dari salah satu kepulauan lain, Raiatea yang dikenal pusat penyebaran budaya Polinesia. Di Tahiti, mereka mengembangkan distrik-distrik politik, yang terkait erat dengan sistem peringkat dan otoritas bertingkat berdasarkan keluarga besar di sekitar tiap kuil.

Banner Microsite Haji 2026

Kepala suku tinggi ( arii nui ) menjalankan otoritas yang cukup besar, didukung sanksi supranatural dan para pendeta. Namun, hubungan mereka dengan kepala suku dan rakyat biasa bersifat timbal balik.

Masyarakat tersebut kemudian menghilang di bawah pengaruh Eropa, perkawinan campur, hingga kebijakan asimilasi Prancis, demikian dikutip Britannica.

Togo

Berbeda dengan Tahiti, Togo adalah negara negara yag ada di Afrika Barat.

Sebelum jadi negara berdaulat, Togo pernah jadi bagian protektorat Jerman pada 1884 yang disebut Togoland. Kemudian pada 1914, pasukan Inggris dan Prancis menduduki wilayah tersebut.

Lalu pada 1922, Liga Bangsa-Bangsa menyerahkan Togoland bagian timur ke Prancis dan barat ke Inggris. Sekitar dua dekade kemudian, Inggris dan Prancis menempatkan wilayah itu di bawah perwalian PBB.

Lalu pada 1956, Togoland Inggris menjadi bagian Gold Coast dan Togoland Prancis jadi republik otonom dalam Uni Prancis.

Kemudian pada 1960, Togo memperoleh kemerdekaan dari Prancis. Penduduk Togo terdiri dari sekitar 30 kelompok etnis banyak di antaranya merupakan imigran dari bagian lain Afrika Barat, demikian dikutip Britannica.

Kelompok-kelompok asli Togo tinggal di utara dan barat daya. Mereka yang di utara meliputi orang-orang berbahasa Gur seperti Gurma, Natimba, Dye, dan Konkomba; Tamberma; Basari; Moba; Losso (Naudem); Kabre dan Logba; dan Lamba (Namba); sejumlah kelompok berbahasa Atlantik dan Kebu.

Di barat daya, orang-orang Kwa asli yang juga termasuk dalam kelompok Togo tengah adalah Kposo (Akposso), Adele, dan Ahlo.

Hampir seluruh penduduk di negara ini beragama Kristen, tetapi ada pula yang Katolik Roma.

(isa/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]