AS-Iran Disebut Bakal Lanjut Negosiasi Pekan Depan
Amerika Serikat (AS) dan Iran disebut bakal melanjutkan negosiasi damai pada pekan depan.
Wall Street Journal (WSJ) melaporkan kedua negara akan menggelar pembicaraan tersebut di Pakistan, menurut sejumlah sumber yang mengetahui masalah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WSJ juga menyebut AS dan Iran sedang menggodok nota kesepahaman setebal satu halaman yang berisi 14 poin.
Draf ini dikabarkan mencakup pembahasan tentang program nuklir Iran, ketegangan di Selat Hormuz, serta kemungkinan penanganan persediaan uranium Iran yang telah diperkaya.
Meski begitu, isu-isu kunci lain disebut masih belum terselesaikan. Termasuk mengenai sejauh mana AS akan mencabut sanksi terhadap Teheran.
"Jika negosiasi lancar, periode awal satu bulan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama," demikian menurut laporan tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency.
Pembicaraan damai AS dan Iran sejak gencatan senjata pada 8 April belum kunjung membuahkan hasil. Kedua pihak terus memperpanjang gencatan senjata, tanpa ada kepastian mengenai penghentian perang sepenuhnya.
Presiden AS Donald Trump meyakini bahwa kesepakatan AS-Iran akan tercapai dalam waktu sepekan sebelum kunjungannya ke China.
Trump menegaskan "kunci" kesepakatan terletak pada persetujuan soal uranium Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
(blq/els) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
