Trump Klaim Iran Mulai Lunak Mau Berunding & Restui AS Kawal Hormuz

CNN Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 06:15 WIB
Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat sedang terlibat "diskusi yang sangat positif" dengan Iran untuk mencari solusi atas peperangan kedua negara.
Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat sedang terlibat "diskusi yang sangat positif" dengan Iran untuk mencari solusi atas peperangan kedua negara. (Getty Images via AFP/ROBERTO SCHMIDT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat sedang terlibat "diskusi yang sangat positif" dengan Iran untuk mencari solusi atas peperangan kedua negara. 

Trump juga menambahkan AS bahkan akan segera mulai mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz yang saat ini diblokade Iran.

"Saya sepenuhnya mengetahui bahwa perwakilan saya sedang melakukan diskusi yang sangat positif dengan negara Iran, dan bahwa pembicaraan ini dapat menghasilkan sesuatu yang sangat positif bagi semua pihak," kata Trump di platform Truth Social miliknya, Minggu (3/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump mengatakan bahwa "negara-negara dari seluruh dunia" telah meminta bantuan Amerika Serikat untuk melintasi jalur perairan strategis tersebut dan keluar dari kawasan Teluk.

"Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal mereka keluar dengan aman dari jalur perairan yang dibatasi ini, sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas mereka dengan bebas dan lancar," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

"Proses ini, Project Freedom, akan dimulai pada Senin pagi waktu Timur Tengah."

Trump menyebut langkah tersebut sebagai "gesture kemanusiaan", dengan alasan banyak kapal yang terjebak "mulai kehabisan makanan dan kebutuhan lain yang diperlukan agar awak dalam jumlah besar dapat tetap berada di kapal dalam kondisi sehat dan layak."

Pernyataan Trump itu muncul setelah Iran mengajukan 14 poin proposal perundingan yang "berfokus pada penghentian perang" dan Washington telah meresponsnya melalui pesan yang disampaikan kepada Pakistan sebagai mediator.

Sejak perang dimulai, Iran mempertahankan kendali ketat atas Selat Hormuz dan memblokade perairan itu hingga menghambat jalur utama pasokan minyak, gas, dan pupuk global. Sementara itu, sebagai balasan Amerika Serikat memberlakukan blokade balasan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Per 29 April, lebih dari 900 kapal komersial berada di kawasan Teluk, menurut firma intelijen maritim AXSMarine. Jumlah tersebut menurun dari lebih dari 1.100 kapal pada awal konflik.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]