Bela Iran, China Wanti-wanti AS 'Bajak' Kapal Teheran di Selat Hormuz
China buka suara atas "pencegatan paksa" oleh Amerika Serikat terhadap sebuah kapal kargo berbendera Iran di Selat Hormuz kala gencatan senjata dua pekan akan berakhir pada Rabu (22/4).
Dalam jumpa pers rutin di Beijing pada Senin (20/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mendesak AS dan Iran mematuhi kesepakatan gencatan senjata secara bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi di Selat Hormuz sensitif dan rumit," ujar Guo.
Ia menambahkan, pihak-pihak yang terlibat harus menghindari eskalasi lebih lanjut dan "menciptakan kondisi yang diperlukan agar lalu lintas normal melalui selat dapat kembali pulih."
Beijing juga mendesak pihak-pihak terkait untuk "terus mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi."
"Kini, setelah peluang menuju perdamaian terbuka, perlu diciptakan kondisi yang mendukung agar perang dapat segera diakhiri," kata Guo.
AS dan Iran terlibat ketegangan di ambang masa gencatan yang akan berakhir. AS menembaki dan menyita sebuah kapal kargo Iran, TOUSKA, yang berupaya menerobos blokade AS di Teluk Oman pada Minggu.
Lihat Juga :![]() KILAS INTERNASIONAL Jepang 'Diteror' Potensi Gempa Dahsyat M 8 sampai Iran Serang Kapal AS |
Insiden ini pertama kali diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang kemudian dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS, unit militer yang bertanggung jawab atas kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan keterangan CENTCOM, USS Spruance telah mencegat kapal kargo berbendera Iran yang mencoba menerobos blokade angkatan laut Washington di Teluk Oman. Kapal kargo itu disebut hendak berlayar menuju Bandar Abbas di Iran.
Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa TOUSKA berangkat dari Port Klang di Malaysia pada 12 April.
CENTCOM dalam keterangannya di media sosial X turut merilis rekaman video yang menunjukkan kapal perang AS memperingatkan TOUSKA sebelum akhirnya melepaskan tembakan.
Usai insiden itu, TOUSKA kini ditahan oleh Washington.
Sementara itu, pasukan Iran melancarkan serangan drone pada Minggu (19/4) terhadap sejumlah kapal AS sebagai balasan atas penyitaan kapal kargonya tersebut.
Kantor berita semi-resmi Iran Tasnim melaporkan drone-drone Teheran diluncurkan terhadap kapal-kapal Washington, tanpa merinci apakah kapal militer atau komersial yang ditargetkan.
Menurut Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, pasukan AS telah menargetkan kapal tersebut, menonaktifkan sistem navigasinya, dan membajaknya. Iran menegaskan tindakan ini merupakan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 8 April.
(rds/rds) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

