Trump Kritik Mamdani Naikkan Pajak Crazy Rich NY: Hancurkan New York!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik langkah Wali Kota New York Zohran Mamdani yang berencana menaikkan pajak untuk orang-orang kaya yang punya rumah lebih dari satu unit hingga US$5 juta atau sekitar (Rp85,6 miliar).
Dalam unggahan di media sosial buatannya, Truth Social, pada Kamis (16/4), Trump, yang juga seorang pengusaha dan pemiliki banyak properti, menuding Mamdani menghancurkan New York dengan rencana kebijakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat disayangkan, Walikota Mamdani sedang MENGHANCURKAN New York! Kota ini tidak punya peluang! Amerika Serikat seharusnya tidak ikut berkontribusi pada kegagalannya. Keadaan hanya akan semakin MEMBURUK," tulis Trump.
Dia lalu berujar, "Kebijakan PAJAK, PAJAK, PAJAK SANGAT SALAH. Orang-orang berbondong-bondong pindah. Mereka harus mengubah cara mereka, DAN SECEPATNYA. Sejarah telah membuktikan, "HAL INI" TIDAK BERHASIL."
Mamdani dan Gubernur New York Kathy Hocul sebelumnya mengumumkan akan menerapkan pajak bagi orang-orang yang punya rumah kedua dengan nilai lebih dari US$ 5 juta di New York.
"Jika Anda mampu membeli rumah kedua seharga U$5 juta yang sebagian besar tahunnya kosong, Anda juga mampu berkontribusi seperti warga New York lainnya," kata Hochul dalam pernyataan resmi, dikutip The Hill.
Lihat Juga : |
Sementara itu, Mamdani mengatakan rencana itu akan berkontrobusi mengurangi defisit anggaran yang diperkirakan mencapai US$5,4 miliar sepanjang tahun fiskal berikutnya.
"Kita bicara soal tingkat kekayaan yang terkumpul di Kota New York pada saat kota kita menghadapi krisis fiskal antargenerasi," kata Mamdani pada Kamis.
"Jadi saya pikir ini adalah sesuatu yang patut dirayakan sebagai bagian dari pekerjaan yang kita lakukan bersama gubernur," imbuh dia.
Mamdani punya hubungan panas-dingin dengan Trump. Sejak awal kampanye pemilihan wali kota, politikus Republik itu sering mencap Mamdani radikal hingga komunis.
Namun, Mamdani tak ambil pusing. DIa selalu mengatakan kebijakan yang diambil untuk kepentingan warga New York.
(isa/rds) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]


