Delegasi Iran untuk Negosiasi Damai dengan AS Tiba di Pakistan

CNN Indonesia
Sabtu, 11 Apr 2026 07:24 WIB
Delegasi Iran untuk perundingan damai dengan Amerika Serikat tiba di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4) dini hari waktu setempat.
Delegasi Iran untuk negosiasi damai dengan AS tiba di Pakistan. iStock/Rainer Puster)
Jakarta, CNN Indonesia --

Delegasi Iran untuk perundingan damai dengan Amerika Serikat tiba di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4) dini hari waktu setempat.

Proses perundingan dengan delegasi AS rencananya digelar Sabtu (11/4) pagi ini waktu setempat atau Sabtu siang WIB. Delegasi AS akan diwakili oleh Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, dan Jared Kushner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delegasi Iran dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga masuk dalam rombongan negosiasi Iran.

Ghalibag sebelumnya menyatakan melalui akun X bahwa Washington setuju untuk mencabut pembekuan aset Iran dan menghentikan serangan Israel di Lebanon sehingga negosiasi bisa dimulai.

Iran sempat menegaskan baru akan mau negosiasi jika Lebanon tidak diserang Israel.

Media Iran Tasnim News Agency melaporkan total 10 anggota tim negosiasi Iran yang akan melakukan perundingan damai dengan AS di Pakistan.

Sementara belum ada pernyataan dari Gedung Putih mengenai tuntutan Iran, Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa satu-satunya Iran bisa selamat dari kehancuran total karena akhirnya bersedia duduk di meja perundingan.

"Iran tidak menyadari bahwa mereka tidak memiliki kartu truf selain pemerasan jangka pendek terhadap dunia dengan menggunakan jalur perairan internasional. Satu-satunya alasan mereka masih hidup hingga hari ini adalah untuk bernegosiasi!" katanya.

Sebelumnya, Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa pekan lalu, hanya beberapa jam setelah tenggat ultimatum Trump kepada Iran.

Gencatan itu menghentikan sementara serangan AS dan Israel ke Iran. Namun, Teheran tidak sepenuhnya mengakhiri blokade Selat Hormuz karena Israel masih membombardir markas Hizbullah yang merupakan proksi Iran di Lebanon.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Jumat malam mengungkapkan pertaruhan dari negosiasi tersebut.

"Gencatan senjata permanen adalah tahap selanjutnya yang sulit karena harus menyelesaikan sejumlah masalah yang rumit melalui negosiasi. Ini, yang disebut dalam bahasa Inggris, sebagai 'make or brake phase' (fase penentu)," kata Sharif, dikutip dari Reuters.

(bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]