Iran Makin Panas, Mulai Luncurkan Rudal Garang Sejjil Gempur AS-Israel

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 11:28 WIB
IRGC untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4 meluncurkan rudal Sejjil lawan AS dan Israel.
Iran untuk pertama kalinya pakai rudal Sejjil dalam serangan balasan ke AS dan Israel. Foto: AFP/ATTA KENARE
Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4 meluncurkan rudal Sejjil dalam melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Kantor Hubungan Masyarakat IRGC melaporkan rudal garang itu dikerahkan dalam serangan balasan Iran ke wilayah Israel pada Minggu (15/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan kantor berita semi-resmi Tasnim, Sejjil ditembakkan ke pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan terkait operasi udara Negeri Zionis.

Sejjil diluncurkan bersama dengan rudal superberat Khorramshahr, yang dilengkapi dengan hulu ledak seberat dua ton, serta dengan rudal Khaybar-shekan (Khaybar-buster), Qadr, dan Emad.

Berdasarkan klaim IRGC, pihaknya berhasil menggempur infrastruktur militer utama Israel dalam gelombang serangan ini. IRGC juga mengaku sukses mengebom tempat kumpul pasukan militer Israel.

Ini merupakan kali kedua Iran mengerahkan rudal Sejjil dalam pertempuran. Rudal yang disimpan bertahun-tahun itu pertama kali dipakai tempur dalam perang Israel vs Iran pada Juni 2025.

Sejjil merupakan rudal balistik berbahan bakar padat, yang dikembangkan untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab.

Rudal Sejjil memiliki sejumlah keunggulan yakni waktu persiapan peluncuran yang lebih cepat dan mobilitasnya tinggi sehingga sulit dideteksi dan dihancurkan sebelum diluncurkan.

Sejjil dianggap sebagai salah satu rudal paling canggih dalam arsenal Iran. Sejjil mampu membawa hulu ledak konvensional atau nuklir seberat 700kg, menjadikannya ancaman strategis di kawasan Timur Tengah dan Eropa Tenggara.

Sejjil dipercaya memiliki daya jelajah sekitar 2.000-2.500 kilometer, angka yang cukup untuk menyerang Israel, Arab Saudi, dan pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Kecepatan Sejjil mencapai Mach 12-14 saat memasuki atmosfer dan Mach 5 saat mengenai target.

(blq/dna) Add as a preferred
source on Google