Trump Pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem pada Kamis (5/3) terkait sejumlah kasus kontroversial.
Noem adalah salah satu menteri di kabinet Trump yang menggambarkan imigran dengan istilah kasar, dengan bahasa yang tajam melalui unggahan di media sosial.
Pemecatan Noem muncul setelah sederet kasus penindakan terhadap imigran secara agresif, yang memicu gejolak di dalam negeri AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama usai memecat dan mengumumkan pengganti Noem, Trump menyebut ini adalah pencapaian bersejarah.
"Kami telah membuat pencapain bersejarah di Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk membuat Amerika aman kembali," tulis Trump di X, seperti diberitakan Reuters.
Trump telah menunjuk Senator Oklahoma, Markwayne Mullin, untuk menggantikan Noem.
Dalam sidang Kongres pekan ini, Demokrat dan beberapa anggota Republik mengkritik Noem atas pendekatannya terhadap penegakan hukum imigrasi. Noem juga dikritik terkait kampanye iklan senilai US$220 juta (sekitar Rp3,7 triliun) yang menampilkan Noem secara besar-besaran.
Selain itu kehidupan pribadi Noem juga menjadi sorotan. Dia dituduh terlibat skandal seksual dengan ajudan utamanya, Corey Lewandowski. Keduanya sudah menikah.
Sejak Januari lalu, Noem juga menuai kritik tajam usai insiden dua warga negara AS ditembak mati oleh agen imigrasi federal di Minneapolis.
Dua pejabat pemerintah Trump mengatakan bahwa dampak dari penembakan fatal, kontrak kampanye iklan senilai US$220 juta, dan tuduhan perselingkuhan, berkontribusi pada pemecatan Noem.
Noem adalah anggota Kabinet Trump pertama yang dikonfirmasi Senat, yang dicopot pada masa jabatan ini.
Pada masa jabatan pertama Trump di tahun 2017-2021, sebanyak 14 anggota Kabinet yang bertugas dalam garis suksesi kepresidenan, telah mengundurkan diri atau dipecat.
(dna)
