Trump Klaim Iran Hubungi AS untuk Bikin Kesepakatan di Tengah Perang

CNN Indonesia
Jumat, 06 Mar 2026 07:20 WIB
Trump klaim Iran hubungi AS untuk membuat kesepakatan di tengah perang, namun Trump sebut sudah terlambat.
Presiden Donald Trump klaim Iran hubungi AS minta nego di tengah perang. Foto: (REUTERS/Nathan Howard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengeklaim Iran menghubungi Amerika Serikat untuk membuat kesepakatan, di tengah serangan AS dan Israel ke negara Timur Tengah itu.

Namun Trump tak memberi rincian siapa pihak Iran yang menghubungi AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menelepon, mereka mengatakan 'bagaimana kalau kita membuat kesepakatan?' Saya jawab Anda agak terlambat," kata Trump pada Kamis (5/3) dalam sebuah acara di Gedung Putih, dikutip Reuters.

Trump lalu memuji aksi militer AS yang dianggap sudah menghancurkan kemampuan rudal dan drone Iran. Dia juga menyebut Iran kehilangan 24 kapal Angkatan Laut dalam tiga hari perang.

Di kesempatan tersebut, Trump meminta diplomat Iran untuk meminta suaka dan membantu AS membentuk negara itu jadi sesuai yang mereka mau.

"Kami juga mendesak para diplomat Iran di seluruh dunia untuk meminta suaka dan membantu kami membentuk Iran yang baru dan lebih baik," kata presiden AS itu.

Komentar Trump muncul saat AS dan Israel terus menggempur Iran habis-habisan sejak 28 Februari. Pemerintahan yang berbasis di Teheran tak tinggal diam.

Di hari yang sama, Iran meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di negara Timur Tengah. Hingga kini, mereka masih bertempur.

Operasi AS-Israel di Iran terjadi setelah Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan nuklir dalam negosiasi tak langsung.

Di beberapa kesempatan sebelumnya, Iran menegaskan tak akan ada negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat.

"Kami tak akan negosiasi dengan Amerika Serikat," kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, Ali Larijani, awal pekan ini.

(isa/dna)


[Gambas:Video CNN]