Daftar Aset Militer-Diplomatik AS yang Digempur Serangan Balasan Iran
Iran meluncurkan serangan balasan besar-besaran ke Israel dan aset Amerika Serikat, usai Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi AS-Negeri Zionis akhir pekan lalu.
Pasukan Garda Revolusi Islam mengincar aset AS yang mencakup fasilitas militer dan diplomatik di wilayah Timur Tengah. Dalam pernyataan resmi, Iran menegaskan tak menargetkan negara-negara Arab.
"Kami tak menargetkan Anda [negara-negara Arab di kawasan Timur Tengah], tapi pangkalan militer yang digunakan untuk menyerang kami yang akan jadi target," kata Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani, di X pada Senin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar aset AS yang dihajar Iran dalam serangan balasan.
Kedubes AS di Saudi
Iran meluncurkan serangan balasan ke fasilitas diplomatik Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi pada Selasa (3/3).
Kementerian Pertahanan Saudi melaporkan serangan tersebut menyebabkan kebakaran di sekitar Kedubes dan kerusakan material ringan. Namun, tak ada korban jiwa.
Saat kejadian, kantor juga dalam kondisi kosong.
Kemhan Saudi juga menyebut lebih banyak drone menargetkan Kedubes AS di Riyadh dibanding aset Washington lain di negara-negara Teluk lainnya.
Markas CIA di Saudi
Sumber yang mengetahui insiden tersebut mengatakan markas Badan Intelijen Pusat (CIA) di Kedutaan Besar AS di Riyadh juga terkena serangan drone diduga milik Iran.
Namun, dia menegaskan tak ada indikasi kantor CIA jadi target, demikian dikutip Reuters.
Pangkalan militer AS di Bahrain
Di hari yang sama, Korps Garda Revolusi Islam Iran juga meluncurkan serangan ke pangkalan militer AS di Bahrain.
"IRGC mengumumkan bahwa pasukan angkatan lautnya melakukan serangan drone dan rudal skala besar pada subuh hari di pangkalan udara AS di wilayah Sheikh Isa, Bahrain," demikian laporan media pemerintah IRNA, dikutip Al Jazeera.
Dalam operasi itu, lanjut laporan IRNA, Iran meluncurkan 20 drone dan tiga rudal untuk menghancurkan markas komando utama pangkalan militer AS.
Pangkalan militer AS di Irak-Kuwait
Militer Iran menyatakan telah meluncurkan 230 drone di sejumlah pangkalan militer AS termasuk Pangkalan Negeri Paman San di Erbil, Irak.
IRGC juga meluncurkan serangan ke Pangkalan Udara AS ALi Al Salem dan Kamp Arifjan di Kuwait.
Mereka menggambarkan serangan itu sebagai "langkah pertama serangan kuat" dalam perang, demikian dikutip Al Jazeera.
Kapal Perusak AS
Pasukan Garda Revolusi Islam juga menembak kapal perusak AS di Samudra Hindia pada Rabu (4/3) pagi sebagai bagian dari Operasi True Promise 4.
Dalam rilis resmi, IRGC melaporkan pasukan menembak kapal perusak AS yang sedang mengisi bahan bakar dari kapal tanker di Samudra Hindia, sekitar 650 kilometer dari selatan Iran.
Militer Iran menyerang kapal AS menggunakan rudal Qadr-360 dan Talaeiyeh yang menyebabkan kebakaran hebat di dua kapal, demikian dikutip Tasnim News Agency.
Jet Tempur F-15-Drone Hermes
Pada Senin pagi, militer Iran menembak jatuh jet tempur AS F-15 di wilayah perbatasan Iran-Kuwait.
Menurut laporan media pemerintah Iran jumlah jet tempur AS yang ditembak IRGC sebanyak tiga unit.
Pasukan Garda Revolusi Islam di Provinsi Kerman juga mengeklaim telah menembak jatuh drone Hermes yang diluncurkan AS atau Israel pada Rabu, dikutip Al Jazeera.
[Gambas:Video CNN]

