Xi Jinping Pecat Rombongan Jenderal & Pejabat dari Badan Politik China

CNN Indonesia
Selasa, 03 Mar 2026 19:20 WIB
China memecat tiga jenderal militer dari badan penasihat politik tertinggi menjelang sejumlah pertemuan Partai Komunis tahunan.
China memecat tiga jenderal militer dari badan penasihat politik tertinggi menjelang sejumlah pertemuan Partai Komunis tahunan. (Foto: AFP/GREG BAKER)
Jakarta, CNN Indonesia --

China memecat tiga jenderal militer dari badan penasihat politik tertinggi menjelang sejumlah pertemuan Partai Komunis tahunan yang dikenal dengan "Dua Sesi", pada Senin (2/3).

Dikutip kantor berita Xinhua, Komite Tetap Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) menyebutkan ketiga jenderal yang dicopot itu ialah Han Weiguo, Liu Lei, dan Gao Jin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CPPCC adalah badan penasihat politik pemerintah China dan bagian inti dari Partai Komunis China (CCP).

Tidak ada alasan resmi yang diberikan atas pencopotan ketiga jenderal ini. Keputusan ini umumnya bersifat final meski secara teori masih bisa diajukan banding.

Selain tiga jenderal itu, CPPCC juga memberhentikan dua anggota lain, sementara sepuluh anggota lainnya sebelumnya sudah dicopot lewat pemungutan suara terpisah.

Langkah ini terjadi hanya sepekan setelah Kongres Rakyat Nasional (NPC) mencabut status sebanyak 19 delegasi, termasuk sembilan pejabat militer.

[Gambas:Video CNN]

Pemberhentian sebelumnya juga mencakup Menteri Manajemen Darurat Wang Xiangxi serta kepala pengadilan militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Liu Shaoyun.

Gelombang pencopotan itu berlangsung menjelang sidang tahunan "Dua Sesi", yakni pertemuan serentak antara badan legislatif tertinggi China, Kongres Rakyat Nasional (NPC), dan badan penasihat politik CPPCC.

Sidang ini berlangsung selama sepekan mulai Rabu dan dihadiri ribuan delegasi dari seluruh negeri.

Kampanye ini sejalan dengan upaya Presiden China Xi Jinping dalam memberantas korupsi di seluruh tingkat Partai Komunis Tiongkok dan selama lebih dari satu dekade terakhir.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor militer menjadi salah satu fokus utama dalam kampanye itu.

(rnp/rds)


[Gambas:Video CNN]