Khamenei Meninggal, Irak Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional
Pemerintah Irak menetapkan tiga hari berkabung nasional menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menurut laporan langsung Al Jazeera, Minggu (1/3).
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi Irak (INA), juru bicara pemerintah Irak, Bassem Al-Awadi, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran dan umat Islam atas kematian Khamenei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kesedihan dan duka yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terhormat dan seluruh umat Islam atas gugurnya ulama dan mujahid, Pemimpin Tertinggi, Yang Mulia Grand Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang kami anggap sebagai bagian dari keluarga Nabi, akibat agresi terang-terangan dan tindakan tercela yang melanggar seluruh norma kemanusiaan dan moral, serta secara jelas melanggar hukum dan konvensi internasional," ujar Al-Awadi.
Keputusan berkabung nasional ini mencerminkan kedekatan hubungan politik dan keagamaan antara Baghdad dan Teheran.
Irak selama ini memiliki hubungan erat dengan Iran, termasuk dalam isu keamanan dan politik kawasan.
(lau/bac)[Gambas:Video CNN]

