15 Negara Bagian AS Kompak Gugat Pemerintahan Trump, Ada Apa?
Sebanyak 15 negara bagian Amerika Serikat menggugat pemerintahan Presiden Donald Trump ke pengadilan.
Gugatan diinisiasi oleh Jaksa Agung California Rob Bonta dan dilayangkan langsung ke Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr., Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
Sementara itu, negara bagian yang mengajukan gugatan di antaranya yakni Arizona, Colorado, Michigan, New Jersey, dan Wisconsin yang dipimpin oleh Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bonta, selaku pemimpin gugatan, melayangkan gugatan soal kebijakan mengurangi vaksin pada anak terhadap ketiganya. Menurutnya, kebijakan ini berisiko tinggi terhadap kesehatan anak.
"Menteri RFK Jr. dan CDC di bawah kepemimpinannya mengabaikan penelitian ilmiah selama puluhan tahun, mengabaikan para ahli medis yang kredibel, dan mengancam akan membebani sumber daya negara serta membuat anak-anak Amerika semakin sakit," kata Bonta dalam konferensi pers pada Selasa (24/2).
Pada Januari, Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS menetapkan anak-anak kini tak lagi direkomendasikan menerima imunisasi terhadap penyakit rotavirus, influenza, Covid-19, hepatitis A, meningokokus, virus sinsitial pernapasan (RSV), dan virus hepatitis B.
Tujuh vaksin yang biasa diberikan ini sekarang hanya direkomendasikan untuk anak-anak berisiko tinggi.
Para ahli kesehatan mengkritik kebijakan ini karena bertentangan dengan rekomendasi berbasis ilmiah.
Menurut pemerintahan Trump, kebijakan ini dibuat untuk menyelaraskan kebijakan negara lain, seperti Denmark.
Beberapa pakar menegaskan Denmark merupakan negara kecil dan homogen dengan prevalensi penyakit rendah dan sistem layanan kesehatan terpusat yang menjamin akses universal bagi masyarakatnya.
Kondisi ini berbeda dengan Amerika Serikat, di mana layanan kesehatan kurang komprehensif. Sebagian besar layanan kesehatan sendiri diprivatisasi sehingga jutaan warga AS tak punya asuransi.
"Meniru sistem vaksinasi Denmark tanpa meniru sistem layanannya tidak memberikan lebih banyak pilihan kepada keluarga. Ini cuma membuat anak-anak tidak terlindungi dari penyakit serius," kata Jaksa Agung Arizona Kris Mayes, seperti dikutip AFP.
Skeptisisme terhadap vaksin meningkat di Amerika Serikat sejak Trump kembali menjabat 13 bulan lalu.
Trump menunjuk Robert F. Kennedy Jr. sebagai menteri kesehatan, sedangkan yang bersangkutan sejak lama skeptis terhadap vaksinasi.
Tingkat vaksinasi AS tercatat menurun sejak pandemi Covid-19. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran akan munculnya kembali penyakit menular dan mematikan seperti campak.
(blq/rds)[Gambas:Video CNN]

