"Sekarang kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengirimkan mereka [jihadis ISIS] kembali ke negara Anda. Kami akan memulainya pada hari Senin," ungkap Soylu kepada Anadolu seperti mengutip AFP.
Soylu mengatakan setidaknya ada hampir 1.200 anggota ISIS yang mendekam dalam tahanan Turki. Jumlah tersebut belum termasuk penangkapan terhadap 287 anggota ISIS dalam operasi terbaru di Suriah utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Turki Tangkap 17 Orang Terkait ISIS |
Masih belum jelas bagaimana nasib jihadis ISIS yang telah kehilangan status kewarganegaraan mereka.
[Gambas:Video CNN]
Inggris menjadi salah satu negara di Eropa yang telah mencabut status kewarganegaraan terhadap 100 orang yang diduga bergabung dengan kelompok jihadis.
Merujuk pada Konvensi New York 1961, kebijakan mencabut status kewarganergaan sebenarnya tergolong ilegal. Namun beberapa negara seperti Inggris dan Prancis belum meratifikasi kebijakan pencabutan warga negara terhadap warga negaranya yang terlibat aktivitas jihad.
Pada Kamis (7/11) kepolisian Turki melaporkan telah menangkap 17 warga negara asing yang diduga memiliki hubungan dengan jihadis ISIS. Ketujuhbelas orang yang diamankan ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi oleh petugas anti-terorisme di Ankara. (evn)