Jokowi Unggul Suara Dalam Pemilu 2019 di Kuba

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 21:45 WIB
Jokowi Unggul Suara Dalam Pemilu 2019 di Kuba Ilustrasi penghitungan suara Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses penghitungan suara dalam Pemilu 2019 di luar negeri juga dilakukan di Havana, Kuba. Di sana, duet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang dari pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut keterangan Sekretaris Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Havana, Rendy Bagus Pranantyo, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (18/4), penghitungan suara dilakukan di KBRI Havana, pada Rabu (17/4) pukul 09.00 sampai 14.00 waktu setempat.

Hasil penghitungan dari tempat pemungutan suara, Jokowi mendapat 23 suara. Sedangkan Prabowo
meraih 11 suara.


Jumlah keseluruhan 34 suara, dengan surat suara tidak sah nihil.
Sedangkan melalui kotak suara keliling, Jokowi mendapat 40 suara. Lantas Prabowo mendapat 7 suara. Surat suara tidak sah dua buah.

"Total surat suara untuk Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk paslon 01 adalah 63 suara (75.9 persen). Untuk paslon 02 mencapai 18 suara (21.6 persen). Surat suara tidak sah 2, surat suara sah 81," kata Rendy.

Dalam pemilihan legislatif, PDI Perjuangan meraih perolehan terbesar dengan 40 suara. Kemudian diikuti oleh PKS (7 suara) dan Partai Golkar serta PSI (6 suara).

Partai Gerindra memperoleh 4 suara, diikuti Partai Nasdem dan PKPI dengan 3 suara. Sementara Partai Berkarya dan Partai Demokrat mendapat 2 suara.
Sedangkan PKB, Partai Perindo dan PAN masing-masing mendapat 1 suara. Partai Garuda, PPP, Partai Hanura, dan PBB tidak memperoleh suara.

Surat suara sah pemilihan DPR mencapai 77. Dan yang tidak sah 2 surat.

[Gambas:Video CNN]

Angka partisipasi pemilih di seluruh wilayah rangkapan KBRI Havana berjumlah 83 pemilih, dari total 91 pemilih yang terdaftar di DPT Havana (91 persen). (ayp/ayp)