Ribuan Pemotor Filipina Demo Protes Aturan Ukuran Pelat Nomor

CNN Indonesia | Selasa, 26/03/2019 05:45 WIB
Ribuan Pemotor Filipina Demo Protes Aturan Ukuran Pelat Nomor Ilustrasi lalu lintas Filipina. (REUTERS/Eloisa Lopez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 10 ribu pengendara sepeda motor di Filipina menggelar aksi unjuk rasa pada Minggu (24/5) kemarin. Mereka menentang keputusan pemerintah untuk membuat ukuran pelat nomor khusus sepeda motor menjadi lebih besar dengan dalih memudahkan identifikasi ketika terjadi kejahatan.

Seperti dilansir Reuters, Senin (25/5), unjuk rasa itu digelar di sejumlah jalan protokol di Filipina. Aturan itu disahkan oleh Presiden Rodrigo Duterte pada Maret ini.
Di dalamnya menyatakan seluruh sepeda motor wajib dipasang pelat nomor berukuran lebih besar di bagian depan dan belakang.

Alasannya supaya lebih jelas terlihat oleh aparat dan saksi jika terjadi kejahatan. Saat ini, sepeda motor hanya menggunakan pelat nomor di bagian belakang.


Dalam aturan baru itu, jenis huruf dan angka di pelat nomor khusus sepeda motor harus terlihat dari jarak sejauh 15 meter. Untuk memudahkan pengenalan pemilik, pelat nomor itu harus diberi warna khusus dan berbeda dari setiap 17 negara bagian.

Akan tetapi, pengendara sepeda motor beralasan hal ini tidak perlu dan sia-sia.
"Ini bukan jalan keluar untuk mencegah kejahatan karena penjahat tidak menggunakan kendaraan pribadi. Inilah alasan mengapa komunitas pengendara sepeda motor harus melawan undang-undang pelat nomor ini," kata perwakilan pengendara sepeda motor, Joseph De Los Reyes.

Kejahatan yang menggunakan sepeda motor seperti pembunuhan, perampokan dan lainnya semakin marak terjadi di Filipina. Selain itu, jumlah kuda besi di negara itu juga bertambah karena para pengguna kendaraan umum beralih moda transportasi lantaran situasi jalan raya sudah semakin padat dan macet. (ayp/ayp)