Yayasan Pemimpin Chechnya Pugar Masjid Rusak Digempur Suriah

CNN Indonesia | Sabtu, 23/02/2019 06:45 WIB
Yayasan Pemimpin Chechnya Pugar Masjid Rusak Digempur Suriah Ilustrasi Kota Homs, Suriah. (CNN Indonesia/Ike Agestu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masjid Khalid bin Walid di Provinsi Homs, Suriah saat ini selesai dipugar. Tempat ibadah dan makam sahabat Nabi Muhammad S.A.W., di kawasan basis pemberontak itu sempat rusak berat terkena serangan pasukan rezim Presiden Bashar al-Assad pada 2013 silam.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (22/2), anggaran pemugaran masjid bersejarah itu dilaporkan ditanggung oleh Yayasan Kadyrov. Yayasan itu adalah milik keluarga pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov.

Peresmian kembali masjid itu dilakukan oleh Imam Besar Chechnya, Salah Mezhiyev. Dia menyatakan berterima kasih kepada pemerintah Suriah yang membolehkan membantu pemugaran masjid yang dibangun pada abad ke-13 itu.


"Kami di Chechnya juga melalui perang yang kejam dan kami memahami kalian daripada orang lain," kata Mezhiyev.
Gubernur Homs, Talal al-Barazi menyatakan sangat berterima kasih atas bantuan itu. Yayasan Kadyrov juga turut membantu memugar Masjid Raya Aleppo di Suriah, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Mereka juga mengirim bantuan kemanusiaan hanya ke daerah-daerah yang dikuasai pemerintah Suriah.

Pemerintah Chechnya tidak membeberkan berapa jumlah anggaran yang digelontorkan untuk pemugaran masjid dan makam Khalid bin Walid.

Yayasan Kadyrov disebut sebagai penampung uang bagi keluarga Ramzan dan ayahnya, Akhmat Kadyrov. Dananya merupakan hasil sumbangan dari penduduk Chechnya. Namun, mereka membantah tuduhan itu.
Akhmat mulanya merupakan tokoh pemberontak, tetapi kemudian membelot mendukung Rusia. (ayp/ayp)