Jemaah Ahmadiyah Bangladesh Diserang Saat Hendak Kenduri

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 21:00 WIB
Jemaah Ahmadiyah Bangladesh Diserang Saat Hendak Kenduri Ilustrasi kerusuhan di Bangladesh. (AFP PHOTO / Munir UZ ZAMAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekelompok orang menyerang jemaah Ahmadiyah di Bangladesh pada Rabu (13/2). Mereka bentrok dan harus dipisahkan oleh polisi antihuru-hara yang menggunakan gas air mata dan peluru karet.

Seperti dilansir AFP, peristiwa itu terjadi di Kota Ahmadnagar. Pemicunya adalah jemaah Ahmadiyah hendak menggelar pertemuan di kota itu, tetapi ditentang oleh kelompok Muslim Sunni.

Akibat bentrokan itu 25 orang terluka. Kepolisian setempat menyatakan kelompok Muslim Sunni sudah menggelar unjuk rasa padahal kegiatan Ahmadiyah baru digelar pekan depan.



"Sekitar 700 sampai 800 orang membawa tongkat kayu berjalan menuju Ahmadnagar dan bentrok dengan jemaah Ahmadiyah," kata Kepala Kepolisian Ahmadnagar, Abu Akkas.

Akibat kerusuhan itu, 20 polisi dan lima anggota jemaah Ahmadiyah terluka. Juru bicara kelompok Ahmadiyah, Ahmad Tabshir Choudhury, menyatakan tujuh anggotanya luka-luka dalam kejadian itu.

Kelompok Ahmadiyah memang kerap menjadi target kekerasan di Bangladesh. Ada sekitar 100 ribu anggota Ahmadiyah di negara itu.

Pada 1999, sebuah bom meledak di masjid Ahmadiyah di Kota Khulna. Dalam kejadian itu, delapan jemaah yang sedang beribadah meninggal.


Tiga tahun lalu, sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di masjid Ahmadiyah di Kota Bagmara, dan melukai tiga orang. (ayp/ayp)