Godzilla Minus Zero (2026) menyajikan babak lanjutan dari kesuksesan sinematik pemenang Piala Oscar, Godzilla Minus One (2023).
Masih dengan sutradara dan penulis naskah Takashi Yamazaki, Godzilla Minus Zero menceritakan ancaman monster ke tingkat yang lebih mencekam setelah Jepang luluh lantak akibat perang dan serangan Godzilla sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Godzilla Minus Zero.
Latar cerita mengambil alur pada 1949 atau tepatnya dua tahun setelah kehancuran masif yang meluluhlantakkan Tokyo di film pertama.
Jepang yang porak-poranda setelah Perang Dunia II dikisahkan masih berjuang keras merajut sisa-sisa kehidupan di tengah proses rekonstruksi negara yang berjalan lambat.
Di tengah situasi yang masih serba sulit itu, mantan pilot kamikaze Kōichi Shikishima (Ryunosuke Kamiki) berusaha menjalani hidup tenang.
Ia kini membesarkan anak angkatnya, Akiko, bersama Noriko Ōishi (Minami Hamabe) yang secara ajaib berhasil selamat dari tragedi serangan Tokyo sebelumnya.
Namun, kedamaian yang baru saja mekar itu mendadak sirna saat malapetaka baru kembali menerjang. Entitas purbakala nan mengerikan yang dikenal sebagai King Ghidorah alias Monster Zero mendadak muncul dan meratakan berbagai kota.
Kehadiran King Ghidorah pun menimbulkan kehancuran parah di kawasan Matsumoto.
Ancaman tak berhenti sampai di situ. Godzilla yang sempat lumpuh rupanya berhasil meregenerasi sel-sel tubuhnya dan kembali muncul ke permukaan dalam wujud yang jauh lebih besar dan buas demi memburu monster rivalnya tersebut.
Pusaran pertempuran dua raksasa ini memaksa Kōichi dan rekan-rekan perjuangannya yang tersisa untuk kembali turun untuk berhadapan dengan situasi yang lebih mencekam daripada sebelumnya.
Mereka terpaksa mempertaruhkan sisa hidup dalam pertahanan terakhir umat manusia, mengingat dalam pertempuran kali ini tidak ada lagi kesempatan ketiga.
Godzilla Minus Zero mencetak rekor baru dalam sejarah waralaba tersebut meski belum tayang. Minus Zero menjadi film Godzilla pertama diberi label usia dewasa sepanjang 72 tahun berdirinya waralaba kaiju ikonis itu.
Berdasarkan data lembaga pemeringkat Film Ratings, Godzilla Minus Zero dipastikan menyandang predikat R (Restricted).
Label usia penonton itu menjadi pencapaian yang belum pernah terjadi sejak monster raksasa asal Jepang itu pertama kali debut di layar lebar pada 1954.
Pemberian klasifikasi R ini menyiratkan bahwa sekuel terbaru tersebut bakal menyajikan tingkat kekerasan serta nuansa mencekam yang jauh lebih intens dibanding pendahulunya.
Godzilla Minus Zero tayang 4 November di bioskop Indonesia atau satu hari setelah dirilis di Jepang.
(chri)
