Detail Penyebab Patrick Stewart Meninggal Dunia

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 10:15 WIB
FILE PHOTO: Patrick Stewart arrives for the world premiere of the film "Charlie's Angels" in Los Angeles, California, U.S. November 11, 2019. REUTERS/Mario Anzuoni/File Photo
Berikut penjelasan penyebab bintang X-Men Patrick Stewart meninggal dunia pada 28 Oktober 2026 saat berusia 86 tahun. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Patrick Stewart meninggal dunia saat berusia 86 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/10) di kediamannya kawasan Los Angeles, AS.

Kabar duka tersebut diungkapkan Kelly Bush Novak selaku perwakilan resmi Patrick Stewart pada Kamis (29/10), sekaligus membeberkan kondisi kesehatan aktor legendaris itu sebelum meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bintang Star Trek dan X-Men tersebut sebelumnya tidak pernah mempublikasikan diagnosis penyakitnya. Kini, Patrick Stewart dikonfirmasi sempat berjuang melawan Alzheimer dan demensia Lewy body.

People memberitakan kondisi medis yang dialami Stewart dikenal sebagai demensia campuran (mixed dementia).

Menurut Asosiasi Alzheimer, meskipun demensia Lewy body (LBD) dan Alzheimer memiliki gejala yang saling beririsan, keduanya merupakan bentuk demensia berbeda dan bisa menyerang satu orang secara bersamaan.

Asosiasi Alzheimer mencatat penyakit tersebut sebagai pemicu utama demensia, dengan 7,4 juta warga Amerika Serikat hidup dengan penyakit progresif ini. LBD menempati urutan kedua sebagai bentuk demensia paling umum.

[Gambas:Video CNN]

Namun, berbeda dari bentuk demensia lainnya, kehilangan memori justru bukan gejala utama LBD.

Merujuk data Mayo Clinic, pengidap LBD biasanya lebih banyak mengalami halusinasi visual, masalah pergerakan fisik yang menyerupai penyakit Parkinson, depresi, serta masalah kognitif.

Dampak berat dari penyakit ini sebelumnya sempat digambarkan penyanyi Faith Hill saat kehilangan ayahnya akibat LBD, "Sangat sulit melihat seorang pria yang Anda kenal menjadi seseorang yang tidak Anda kenali."

Sementara itu, bintang Shark Tank Barbara Corcoran menggambarkan pengalamannya melihat sang ibu berjuang melawan Alzheimer layaknya "berduka dalam gerak lambat."

Di saat-saat terakhirnya, perwakilan memastikan Stewart meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terdekatnya.

"Ia berada dalam pelukan hangat keluarga dan teman-teman, dikelilingi oleh musik live, doa, air mata, tawa, dan jenis emosi mendalam yang hanya bisa ia inspirasi setelah seumur hidup mengabdi kepada kita semua," ungkap perwakilan tersebut.

"Kami akan selamanya mengenang rasa damai dan cerminan di wajahnya, sebuah pengingat abadi akan keanggunannya yang tak tertandingi."

Meski telah tiada, proyek film terakhirnya masih akan tayang. Patrick Stewart dipastikan bakal kembali memerankan karakter ikonis Profesor X dalam film Avengers: Doomsday pada 16 Desember di bioskop Indonesia.

(chri)
LIHAT SELENGKAPNYA