Upin dan Ipin kembali bersuara mengenai kebakaran di media sosial. Serial animasi Malaysia itu mengunggah klip dari episode musim keenam bertajuk Sedia Menyelamat yang menampilkan murid Tadika Mesra belajar memadamkan api.
Klip tersebut diunggah melalui akun media sosial resmi Upin dan Ipin pada Kamis (22/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unggahan itu menjadi yang terbaru setelah serial animasi asal Malaysia tersebut berulang kali menyindir soal kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kawan-kawan tahu tak cara nak padam kebakaran dengan betul?" tulis Upin dan Ipin dalam takarir unggahan.
Dalam klip itu, petugas pemadam kebakaran mengajari murid-murid Tadika Mesra cara memadamkan api. Video itu juga menekankan kebakaran berskala besar harus ditangani petugas pemadam kebakaran, bukan dipadamkan sendiri.
Sementara itu, dalam tayangan penuh episode tersebut yang dirilis di YouTube, Upin Ipin turut menyampaikan pesan untuk berhati-hati dengan api.
"Ingat hati-hati," kata Upin dan Ipin bergantian. "Jangan main api."
Unggahan itu menuai beragam komentar warganet. Sejumlah pengguna menilai takarir Upin dan Ipin menyindir penanganan karhutla yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia dan kabut asap yang menyebar ke Malaysia.
"Terima kasih sudah terus bersuara Upin dan Ipin, jangan lelah ya karena suara warga Indonesia sendiri tak didengar," tulis salah satu pengguna.
"Please captionnya suka banget, sarkas in ramah anak way," tulis pengguna lainnya.
"Ternyata Les' Copaque sudah kasih clue dari dulu, kita saja baru nyadar sekarang," tulis warganet lain.
"Disarkasin mulu sama Upin Ipin, kasihan Susanti, jangan di-bully Susanti kami ya Upin Ipin," tulis pengguna lainnya.
"Such a good tutorial. I hope our goverment know how to do it," tulis warganet lainnya.
Upin dan Ipin tak berhenti menyindir kabut asap dari Indonesia yang masih terus menyelubungi negara-negara tetangga, terutama Malaysia. Kabut asap tersebut merupakan dampak kebakaran hutan dan lahan yang tak berhenti-henti.
Sejak September 2026, Upin dan Ipin sedikitnya lima kali posting soal kabut asap, baik mengenai konten edukasi hingga sindiran karena kabut asap yang tak kunjung membaik.
Si kembar dari Desa Kampung Durian Runtuh itu juga pernah memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di tengah kepungan bencana kabut asap (jerebu) yang tengah melanda kawasan Asia Tenggara, khususnya wilayah Malaysia.
Unggahan tersebut memuat panduan praktis bertajuk "Cara Lindungi Diri dari Jerebu" guna mengimbau masyarakat agar tetap siaga menjaga kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara.
Dalam unggahan itu, Upin dan Ipin membagikan lima langkah utama untuk melindungi diri dari bahaya polusi asap.
Kelima panduan tersebut meliputi imbauan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selalu mengenakan masker saat beraktivitas, serta menjaga kebersihan diri.
Lihat Juga : |
Sementara itu, dalam penanganan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia ini, pemerintah telah menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) berbasis dry ice untuk mengurai penumpukan kabut asap dan meningkatkan jarak pandang.
Adapun, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (22/10), masih terdapat 16.279 titik panas dan 310 titik api di enam provinsi Indonesia.
Enam provinsi ini terdiri dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
(van/chri)

