Sinopsis Clayface, Asal-usul Musuh Klasik Batman

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 14:00 WIB
Film Clayface (2026)
Sinopsis Clayface tentang aktor Hollywood yang berubah jadi sosok mengerikan setelah menjalani perawatan eksperimental. (DC Studios/Warner Bros. Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Clayface menjadi film ketiga yang dirilis di bioskop dalam semesta DC Universe (DCU) baru besutan James Gunn dan Peter Safran.

Film body horor ini mengangkat kisah asal-usul Matt Hagen yang diperankan Tom Rhys Harries, aktor Hollywood yang berubah menjadi sosok Clayface mengerikan setelah menjalani perawatan eksperimental.

Clayface sendiri merupakan salah satu musuh Batman dalam komik DC yang memiliki kemampuan mengubah bentuk tubuh dan wajahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sinopsis Clayface.

Matt Hagen (Tom Rhys Harries) merupakan aktor yang tengah naik daun di Hollywood. Berasal dari jalanan Gotham, Matt berhasil membangun karier hingga menjadi bintang yang dikenal karena penampilan dan pesonanya.

Namun, perjalanan kariernya berubah drastis setelah berhadapan dengan seorang bos kriminal lokal. Insiden tersebut membuat wajah Matt rusak parah dan menghancurkan kehidupan yang telah susah payah dibangunnya.

Kehilangan wajah tampannya bukan hanya mengubah penampilan Matt, tetapi juga mengancam identitas dan masa depannya sebagai aktor. Ia menghadapi kenyataan pahit ketika orang-orang yang sebelumnya mendukung kariernya justru meninggalkannya.

[Gambas:Video CNN]

Dalam keadaan putus asa, Matt mencari pertolongan untuk memulihkan wajahnya. Ia kemudian menemui Dr. Caitlin Bates (Naomi Ackie), seorang ilmuwan yang melakukan eksperimen berkaitan dengan kulit manusia.

Matt berharap perawatan eksperimental tersebut dapat mengembalikan penampilannya dan memberinya kesempatan untuk memulai kembali kehidupannya.

Perawatan itu pada awalnya memberikan hasil yang luar biasa. Matt berhasil mendapatkan kembali wajahnya seperti semula. Harapan untuk kembali berkarier dan merebut kehidupannya yang hilang pun mulai tumbuh kembali.

Akan tetapi, keberhasilan tersebut ternyata menyimpan konsekuensi mengerikan. Perawatan yang ia jalani menimbulkan efek samping tak terduga yang memengaruhi kondisi mental dan fisiknya.

Tubuh Matt mulai mengalami perubahan yang mengerikan, sementara kemampuannya untuk membedakan kenyataan dan dorongan dalam dirinya semakin terganggu.

Perubahan itu perlahan mengubah Matt menjadi sosok yang dikenal sebagai Clayface, tubuhnya dapat menyerupai tanah liat dan dapat berubah bentuk.

Transformasi tersebut menjadi titik balik dalam kehidupan Matt, ketika upaya untuk mendapatkan kembali identitasnya justru membuatnya kehilangan kendali atas diri sendiri.

Di tengah perubahan tersebut, keinginan Matt untuk membalas dendam semakin kuat. Kehilangan karier, kehancuran fisik, dan perlakuan yang diterimanya mendorongnya menuju jalan yang semakin kelam dan berbahaya.

Matt yang sebelumnya dikenal sebagai bintang Hollywood perlahan berubah menjadi sosok mengerikan yang dikuasai amarah.

Film Clayface disutradarai James Watkins dengan naskah yang ditulis Mike Flanagan dan Hossein Amini. Cerita film ini dikembangkan berdasarkan karakter DC yang diciptakan dalam semesta komik Batman.

Selain Tom Rhys Harries dan Naomi Ackie, film ini turut dibintangi David Dencik, Max Minghella, Eddie Marsan, Nancy Carroll, dan Joshua James.

Film ini diproduseri Matt Reeves, Lynn Harris, James Gunn, dan Peter Safran. Sementara itu, Michael E. Uslan, Chantal Nong Vo, Lars P. Winther, Paul Ritchie, Rafi Crohn, dan Trevor Macy terlibat sebagai produser eksekutif.

Film yang diberi label D17+ atau untuk penonton 17 tahun ke atas ini tayang di bioskop.

[Gambas:Youtube]

(van/chri)