Anak Ungkap Kondisi Kesehatan Yadi Timo sebelum Meninggal Dunia

CNN Indonesia
Senin, 19 Okt 2026 17:00 WIB
Yadi Timo sebagai penculik di film Petualangan Sherina (2000)
Putri aktor Yadi Timo, Fatimah Zahra Harristara, mengungkapkan sang ayah meninggal dunia pada Jumat (16/10) setelah sesak napas. (Miles Productions via Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Putri tunggal aktor Yadi Timo, Fatimah Zahra Harristara, mengungkapkan sang ayah meninggal dunia pada Jumat (16/10) setelah mengalami sesak napas.

Dalam unggahan media sosial pada Sabtu (17/10), Fatimah menyampaikan kabar duka tersebut sekaligus mengenang sosok ayahnya yang ia anggap sebagai pahlawan dalam hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hai semuanya, ini aku, Fatimah Zahra Harristara, anak satu-satunya bapak Yadi Timo, beliau ninggalin aku sama mamah di hari Jumat jam 1 karena sesak napas," tulis Fatimah.

"Dia superhero in my life. We all love you, Bapak. Banyak yang sayang Bapak, yang mendoakan Bapak. Bapak banyak banget jadi manfaat bagi semua orang. Semua merasa kehilangan, apalagi Mamah dan aku," sambungnya.

Dalam unggahan yang disertai deretan foto kebersamaannya dengan sang ayah, Fatimah juga menceritakan percakapan terakhirnya dengan Yadi. Saat itu, sang ayah sempat berpesan agar dirinya belajar mandiri.

"Kemarin pas Bapak kerja dan ninggalin aku sendirian, Bapak bilang, emang sudah seharusnya aku mandiri dan bisa sendiri ngelakuin semua hal. Terus ternyata, dua hari kemudian, Bapak sudah ninggalin aku," tulisnya.

"Semoga di sana enggak ngerasain sakit lagi ya, bahagia di sana, terus jagain aku ya, di samping aku. Aku buktiin kalau aku bisa mandiri nantinya tanpa Bapak. Maafin aku ya kalau ada salah."

"Kangen dipanggil Mblee lagi. Maafin semuanya, tapi masih terasa berat. Aku enggak bohong, aku janji jagain Mamah. ILYSM."

[Gambas:Video CNN]

Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada usia 66 tahun, Jumat (16/10). Pada hari yang sama, jenazah Yadi dimakamkan di TPU Dreded, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sahabat Yadi, Denpus, mengatakan sang aktor sempat berkumpul bersama teman-temannya di salah satu kantor rumah produksi (PH) hingga sekitar pukul 22.30 WIB pada malam sebelum meninggal dunia.

Sepulang dari pertemuan tersebut, Yadi disebut mengalami serangan jantung di rumah. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

"Beliau pulangnya jam 10.30 [malam] katanya, terus di rumah kena serangan jantung. Dibawa ke rumah sakit, kata dokter di perjalanan sudah sudah enggak ada," ujar Denpus seperti diberitakan detikHot, Sabtu (17/10).

Yadi Timo dikenal sebagai aktor yang identik berperan sebagai antagonis, licik sampai ayah yang menderita.

Beberapa film yang pernah dibintangi olehnya, di antaranya Petualangan Sherina, Banyu Biru, Petualangan 100 Jam, Brownies dan Marley (2022).

Sepak terjang Yadi juga tampak dari puluhan judul sinetron lain yang diperankannya.

Pada periode 2019 hingga 2022, ia nyaris tak pernah absen membintangi sinetron kejar tayang, mulai dari Orang Ketiga, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, hingga Karena Aku Sayang.

Eksistensinya di layar kaca terus berlanjut saat ia bergabung dalam jajaran pemain sinetron hit Ikatan Cinta sebagai Amran pada 2023.

Jejak karya terakhir sang aktor sebelum meninggal dunia terekam lewat perannya sebagai karakter Kusno Hermansyah dalam sinetron Ketika Cinta Memanggilmu yang tayang pada 2025.

[Gambas:Instagram]

(van/chri)