BIGBANG menyelesaikan dua hari konsernya pada 17 dan 18 Oktober di National Stadium. Konser BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR < XX : COSMOS > itu berlangsung saat Singapura diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan Indonesia.
Kabut asap tak hanya menjadi perhatian promotor, member BIGBANG pun sempat buka suara mengenai situasi tersebut. Taeyang sempat menyinggung permasalahan itu langsung di atas panggung.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musisi bernama lengkap Dong Young-bae ini berkelakar sempat khawatir kabut asap memengaruhi konser yang sempat disebut-sebut berpotensi batal itu.
"Dan hari ini, aku awalnya agak khawatir tidak bisa melihat wajah kalian karena kabut asap," kata Taeyang yang disambut tawa para penggemar.
"Tapi coba tebak? Ternyata aku bisa melihat wajah kalian semua dengan jelas dari sini," lanjutnya yang disambut riuh sorakan dari penonton.
"Meskipun cuaca di Singapura panas, sangat panas, tapi aku ingin kalian membuat tempat ini lebih panas daripada cuaca di sini."
Asap imbas kebakaran hutan di Indonesia yang tak kunjung membaik di Singapura membuat promotor konser BIGBANG beberapa kali membuat pengumuman sekaligus reminder jelang acara berlangsung.
Hingga satu hari sebelum konser, promotor mengambil langkah darurat dengan memastikan membagikan masker kepada seluruh penonton konser, ketersediaan air minum di venue, hingga obat-obatan untuk pertolongan pertama.
Pada hari pertama konser BIGBANG (17 Oktober), Indeks Standar Polutan (PSI) 24 jam berada dalam kisaran tidak sehat, dengan angka yang berkisar antara 130 di wilayah utara Singapura hingga 199 di wilayah barat.
Menurut Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA), kabut asap akibat kebakaran di Kalimantan terus bergerak menuju Singapura karena pengaruh angin dari arah tenggara, sementara kabut asap juga terpantau di atas wilayah Sumatra.
Mengenai kondisi pada 18 Oktober, badan tersebut menyatakan dalam pembaruan situasi kabut asap harian pada Sabtu malam bahwa prakiraan PSI 24 jam berada di angka 150 hingga 220 - yang termasuk dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
(chri/chri/end)
