Ayu Ting Ting mengaku kaget saat tampil di Synchronize Fest 2026 pada 17 Oktober 2026. Ia kaget bahwa banyak anak muda Generasi Z yang datang mengetahui lagu-lagu dangdut yang ia bawakan.
Situasi tersebut terasa baru bagi pelantun Alamat Palsu ini. Biasanya ia menemukan penonton konser dangdut yang lebih banyak diisi oleh generasi yang lebih matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku agak sempat kaget juga sih, maksudnya di situ rata-rata yang nonton anak-anak muda semua kan. Dan alhamdulillah mereka semuanya hafal lagu aku," kata Ayu seperti diberitakan detikPop pada Senin (19/10).
"Padahal lagu-lagu itu kan memang sudah dari beberapa tahun lalu gitu kan. Dan ini masih hafal dan nyanyi bareng, seru banget pokoknya. Happy lah," tambahnya.
"Sedangkan kalau dari dulu kan saya ngerasain perjuangan yang namanya kita angkat dangdut tuh agak lumayan berat untuk kaum-kaum muda," kata Ayu Ting Ting.
"Jarang anak-anak sekolah gitu, pasti kan anggap dangdut kayak, 'Ih apa sih dangdut?'. Tapi sekarang, mereka semuanya ramai-ramai bisa nyanyi lagu dangdut," paparnya.
Ayu Ting Ting mengakui dirinya berharap dangdut akan bisa setenar K-pop yang menjadi ciri khas musik dari Korea Selatan dan digandrungi oleh masyarakat asing di berbagai belahan dunia.
"Kalau kita sih penginnya dangdut bisa sama kayak K-Pop ya, bisa diterima sama semua negara pastinya, bisa bawa nama dangdut lebih besar lagi," kata Ayu.
"Pastinya kita sebagai penyanyi dangdut pengin ngebawa dangdut lebih bagus lagi ke depannya, kalau bisa sampai ke mancanegara," lanjutnya.
Namun ketenaran dangdut di generasi gadget memang semakin melambung. Hal itu sempat diungkap oleh Google saat merilis Google Doodle edisi dangdut pada Juni 2026.
Country Marketing Manager Google Indonesia Muriel Makarim berkata minat masyarakat terhadap musik dangdut di platform digital terbilang positif. Data Google Search menunjukkan pencarian genre "Popdut" meningkat 30 persen.
Kemudian genre "Disco Dangdut" naik 20 persen. Selain itu kata kunci terkait atmosfer hiburan seperti "Dangdut Cafe" naik 90 persen dan "Konser Dangdut" naik 30 persen.
Tak hanya itu, masyarakat semakin aktif mencari referensi ekspresi dan gerakan. Misalnya, pencarian "penyanyi Goyang Dombret" dan "lirik lagu Inul Daratista" meningkat hingga lebih dari 100 persen.
(end)